oleh

Rampok Sepeda Motor, Madan Mendekam di Sel

Medan (pewarta.co) – Ramadhan alias Madan (20) penduduk Jalan TB Simatupang Gang. Tengku 15 Medan Sunggal terpaksa mendekam di sel tahanan Markas Kepolisian Sektor Medan Sunggal.

Loading...

Pasalnya, ia terlibat perampokan sepeda motor Yamaha Mio plat BK 3349 ABS milik Syahrizal Notohasdinegoro (24) warga Jalan Sei Mencirim Dusun III payageli, Deliserdang.

Saat itu, korban yang tengah menunggu temannya di depan terminal bus Pinang Baris ditodong pisau oleh Madan bersama rekannya berinisial H yang tengah diburon petugas.

“Saat korban tengah asyik menunggu temannya di depan terminal Pinang Baris, pada Minggu, (11/6/2017) pelaku bersama rekannya mengancam korban dengan pisau agar menyerahkan sepeda motornya,” kata Kepala Kepolsian Sektor Medan Sunggal, Kompol Marunduri S.IK didampingi Kanit Reskrim Iptu Nur Istiono dan Panit Reskrim I dan II ketika dikonfirmasi, Minggu, (2/7/2017).

Daniel menjelaskan, korban yang ketakutan langsung menyerahkan sepeda motornya kepada kedua pelaku. Sejurus kemudian, kedua pelaku yang berhasil menguasai sepeda motor, langsung meninggalkan korban. Sementara itu, korban langsung melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Mapolsek Sunggal.

“Nah, petugas yang menerima laporan korban langsung menindaklanjutinya dengan melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap korban pada Rabu, (28/6/2017),” jelas mantan Kapolsek Delitua ini.

Saat ini, Daniel menerangkan, pihaknya tengah fokus mencari rekan tersangka serta penadah barang hasil kejahatannya.

“Rekan tersangka yang sudah kita ketahui identitasnya tengah diburu. Begitu juga dengan penadahnya,” terang mantan Kepala Unit Ekonomi Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Besar Medan ini.

Selain itu, Daniel menambahakan, pihaknya masih mendalami apakah tersangka pernah terlibat dengan aksi kejahatan lainnya di wilayah hukum Polsek Sunggal.

Pantuan di Mapolsek Sunggal, tersangka kini mendekam di sel tahanan Mapolsek. Ia dijerat dengan Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman lima tahun penjara. (red)

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Loading...