oleh

Polsekta Delitua Panggil 20 Pemilik Hotel, “Hotel Bukan Tempat Prostitusi”

Medan (pewarta.co) – Kepolisian Sektor (Polsek) Delitua memanggil sebanyak 20 orang selaku pemilik hotel yang ada di Kecamatan Medan Tuntungan, Rabu (31/5/2017).

Loading...

Pemanggilan ini dilakukan dalam rangka Ops Pekat Toba 2017 yang dilaksanakan di Aula Polsek Delitua yang juga dihadiri Camat Medan Tuntungan diwakili M Mendrofa serta Danramil Medan Tuntungan yang diwakili Pelda Sugiono.

Kapolsekta Delitua Kompol Wira Prayatna menyebutkan acara ini dilakukan berkaitan sosialisasi pelaksanaan Ops Pekat Toba 2017 yang sedang dilaksanakan pihak kepolisian menjelang dan pada saat bulan suci Ramadhan 1438 Hijriah.

“Kita telah melakukan razia tempat yang diduga dijadikan sebagai lokasi prostitusi, narkoba, minuman keras (miras), senjata api (senpi), senjata tajam (sajam), bahan peledak, dan lain-lain,” kata Kapolsek dihadapan sejumlah pemilik hotel.

Sementara itu, Danramil yang diwakili Pelda Sugiono mengatakan, agar dimanfaatkan dalam pengamanan petugas yang diunjuk sebagai pengawas maupun patroli kepolisian di hotel.

Terpisah, Camat Tuntungan yang diwakili M Mendrofa menerangkan bahwa hotel diberikan ijin untuk diperuntukan sebagai tempat penginapan bukan untuk prostitusi atau mesum yang mana selama ini disalahgunakan.

“Karena itu, diwajibkan bagi pengunjung untuk menunjukan kartu identitas resmi sebelum masuk ke hotel,” kata Mendrofa.

Dalam pertemuan tersebut dicapai kesepakatan bersama Muspika Kecamatan Tuntungan dengan pengusaha hotel di Kecamatan Tuntungan antara lain :

A. Agar pihak hotel membuat spanduk ditempat umum atau terpantau pengunjung dan setiap kamar mengenai larangan yang dilarang membawa, memakai narkoba, senjata api, bahan peledak, senjata tajam ke dalam hotel.
B. Agar pihak hotel meminta identitas pegunjung hotel, berupa KTP atau kalau tidak ada mencatat identitas pengunjung hotel yaitu nama, umur, pekerjaan, alamat.
C. Agar setiap hotel melakukan pengecekan kepada pengunjung sebagai antisipasi narkoba, senjata api, bahan peledak, dan senjata tajam dan miras.
D. Agar pihak hotel memanfaatkan pengawas hotel atau security atau kalau tidak pegawai hotel dalam rangka pengamanan maupun pengawasan terhadap pengunjung hotel. (red)

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Loading...