Aceh (pewarta.co) – Kasatgasopsda Operasi Ketupat Seulawah- 2025 yang juga menjabat Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol.M. Iqbal Alqudusy, S.H.,S.I.K, menyebutkan lokasi jalan yang rawan terjadi laka lantas menonjol atau maut di Bukit Lamreh, Aceh Besar, aman bila dilalui kendaraan.
Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K, melalui Kasatgas Humas Operasi Ketupat Seulawah 2025, AKBP Nuzir, S.Sos.,M.Si, mengutip laporan Kasatgasopsda Operasi Ketupat Seulawah 2025, Sabtu, 28 Maret 2025.
“Pengecekan lokasi kejadian laka menonjol yang terjadi pada tahun 2023 dan 2024 lalu di Bukit Lamreh Kecamatan Masjid Raya Aceh Besar merupakan rangkaian kegiatan Pelaksanaan Operasi Ketupat Seulawah 2025 dalam rangka memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat dalam merayakan Lebaran Idul Fitri tahun ini dan wujud upaya pencegahan terjadinya laka lantas di lokasi tersebut.
“Sebut Kasatgas Humas.
Di lokasi tersebut, lanjut Kasatgas Humas, dulu pada tahun 2023 bertepatan dengan momentum Lebaran, ada rombongan antar dara Baro yang ingin menuju lokasi wisata pasir putih mengalami laka lantas di Bukit Lamreh, truk yang ditumpangi masyarakat terbalik jatuh ke jurang yang mengakibatkan 4 orang meninggal dunia dan 30 orang mengalami luka-luka, jelas Kasatgas Humas. Begitu juga pada tahun 2024 Mobil penumpang mikro Bus Isuzu Elf bermuatan 16 orang mengalami kecelakaan di lokasi yang sama mengakibatkan 5 orang mengalami luka Berat dan yang lainnya luka ringan.
Mengantisipasi agar tidak terjadi lagi Kecelakaan menonjol pada momentum Lebaran ini, Kasatgas Operasi Ketupat Seulawah 2025 akan memitigasinya dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat pengguna jalan guna mewujudkan Kamseltibcarlantas di lokasi tersebut. Bagi masyarakat yang melewati lokasi tersebut dengan menggunakan kendaraan Bermotor kami himbau agar meningkatkan konsentrasi, tidak menggunakan Hp saat mengemudi dan selalu mempedomani petunjuk rambu -rambu lalu lintas, memperhatikan kecepatan dan pastikan Rem berfungsi dengan baik ucap Kasatgas Humas lagi mengakhiri keterangannya.( Cici /Faisal Heri Daniel/red )