Medan (Pewarta.co)-Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah 1 Prof Ibnu Hajar MSi mengapresiasi pengelolaan pendidikan tinggi di Universitas Islam Sumatera Utara (UISU).
“Semua berjalan sesuai aturan dan standard nasional pendidikan tinggi,” ujar Prof Ibnu saat menerima kunjungan Rektor UISU Dr H Yanhar Jamaluddin MAP di ruang kerjanya Jalan Sempurna Tanjung Sari Medan, Senin (18/4/2022).
Hal itu disampaikan Prof Ibnu sekaligus guna menanggapi informasi yang mempersoalkan pengelolaan pendidikan tinggi UISU di bawah kepemimpinan Dr H Yanhar Jamaluddin MAP selaku rektor.
Menurut Ibnu, kondisi objektif pengelolaan pendidikan tinggi di UISU semuanya berjalan sesuai mekanisme.
“Itu dibuktikan adanya perkuliahan jalan, dosen mengajar, penelitian juga berjalan, wisuda berjalan. Semua orang bisa melihat aktivitas tersebut,” sebutnya.
Pengelolaan itu, kata Ibnu, semuanya dilaksanakan secara benar di bawah kepemimpinan Rektor UISU Dr H Yanhar Jamaluddin MAP. Bahkan saat ini, katanya, UISU tengah mengembangkan beberapa prodi yang sedang proses pengusulan.
Diakuinya, banyak hibah yang didapat itu tidak mungkin terjadi kalau tidak dikelola dengan baik dan benar. Dengan kondisi seperti itu, menurutnya tidak ada lagi yang harus dipersoalkan.
“Semua rambu-rambu dan aturan main sudah terpenuhi. Dipangkalan data ada, kalender akademik jalan, pengembangan dosen berjalan, setiap akan wisuda semuanya divalidasi,” ucapnya.
Terkait legalitas dan keabsahan, Prof Ibnu kembali menegaskan pihaknya tetap berpegang kepada Surat Dirjendikti Kemendikbud Nomor: 0025 tanggal 09 Januari 2021 yang menjamin keberlangsungan penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi UISU di bawah kepemimpinan Rektor saat ini yakni Dr H Yanhar Jamaluddin MAP.
“Saya akan tetap seperti yang disampaikan Dirjen,” tegasnya.
Sebab itu, kata Ibnu, tidak ada alasan baginya untuk meragukan surat yang sudah diterbitkan Dirjendikti Kemendikbud itu.
Ia mengungkapkan, surat yang diterbitkan Dirjendikti pada Januari 2021 lalu tidak bisa diabaikan. Sebab, surat itu merupakan pegangan yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Surat ini tidak sembarang dan memiliki konsekwensi administrasi, hukum dan sosial,” ujarnya.
Ia pun meminta mahasiswa, orang tua mahasiswa, alumni dan seluruh sivitas akademika agar lebih selektif terhadap informasi yang muncul ditengah-tengah masyarakat. Ini agara dapat mengambil keputusan dan sikap yang tepat berdasarkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Secara terpisah, Rektor UISU Dr Yanhar Jamaluddin berharap agar mahasiswa, alumni dan seluruh keluarga besar UISU tidak perlu khawatir apalagi ragu terhadap legalitas penyelenggaraan kegiatan akademik di UISU serta keabsahan ijazah yang diterbitkan UISU.
Disebutkannya, pemerintah melalui DIrjendikti Kemendikbud secara tegas sudah menjamin tentang pelaksanaan kegiatan akademik di UISU. Itu seperti yang tertuang dalam Surat Dirjendikti Kemendikbud Nomor: 0025 tanggal 09 Januari 2021.
Rektor UISU bahkan mengajak seluruh elemen keluarga besar UISU untuk bersama-sama bekerja dan berbuat untuk kemajuan dan pengembangan UISU pada masa yang akan datang.
Pihaknya berharap UISU mampu meraih masa kejayaan pada tahun-tahun berikutnya. Ia yakin hal itu dapat dicapai dengan sama-sama bekerja, saling melengkapi dan mengingatkan sebagaimana moto UISU. (gusti)