oleh

Pembukaan MTQ Kota Medan Ke-50 Kadishub Medan : Arus Lalulintas Dialihkan ke Jalan Alfalah

-Medan-263 views

Medan (pewarta.co)

Loading...

Ruas Jalan Tritura pada Sabtu (18/3/2017) sejak pukul 07.00 Wib hingga 13.00 Wib akan ditutup. Manajemen rekayasa arus lalulintas itu dilakukan sekaitan dengan pawai ta’aruf, pembukaan Musyabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kota Medan ke-50.

Kadis Perhubungan Kota Medan, Renward Parapat mengatakan, ketika pembukaan MTQ tersebut, kendaraan dari arah timur menuju ke barat diarahkan melintasi Jalan Alfalah tembus ke Jalan Brigjend Katamso.

“Guna menghindari kemacetan, arus lalulintas kita alihkan. Kendaraan yang datang dari arah Amplas maupun dari Kualanamu menuju arah Berastagi/Binjai, biasanya melintasi Jalan Abdul Haris Nasution, akan dialihkan melalui Jalan Sisingamangaraja menuju Jalan Sakti Lubis, kemudian masuk ke Jalan Brigjen Katamso dan menuju Jalan Brigjen Zein Hamid, simpang Titi Kuning Medan dan kembali ke Jalan Lintas AH Nasution,” kata Renward ketika dikonfirmasi, Kamis (16/3/2017).

Sebaliknya, Renward menerangkan, kendaraan yang datang dari arah Jalan Abdul Haris Nasution menuju arah Amplas/Kualanamu dialihkan melalui Jalan STM, Jalan Al-Falah, Jalan SM Raja dan seterusnya. Kemudian, bus/truk yang datang dari arah Jalan Abdul Haris Nasution menuju arah Amplas/Kualanamu dialihkan melalui Jalan Brigjen Zein Hamid, Jalan Al falah, Jalan SM Raja dan seterusnya.

“Bagi kendaraan yang datang dari arah Jalan Abdul Haris Nasution menuju arah Amplas/Kualanamu, Dinas Perhubungan mengalihkan kendaraan menuju Jalan STM, kemudian masuk ke Jalan Alfalah dan menuju Jalan SM Raja. Rute pengalihan ini merupakan yang terdekat mengingat arus kendaraan yang banyak menuju Kualanamu,” terangnya.

Selain itu, ia mengungkapkan, untuk kendaraan yang datang dari arah Delitua menuju Amplas/Kualanamu, pada saat pembukaan MTQ dialihkan melalui Kanal. “Kendaraan yang datang dari arah Delitua menuju arah Amplas/Kualanamu yang selama ini melalui Jalan Abdul Haris Nasution dialihkan melalui Jalan Kanal Marindal, menuju Jalan Pertahanan Patumbak dan kembali ke Simpang Amplas, Jalan SM Raja dan seterusnya,” ungkap Renward.

Bagi kendaraan yang datang dari Kabupaten Tanah Karo dan Kota Binjai sekitarnya, Renward menyebutkan pihaknya menyarankan agar melalui jalan Tol Bandar Selamat, dan keluar melalui gerbang tol Amplas atau Tanjung Morawa.

“Sebaliknya, untuk kendaraan dari Kualanamu atau Tanjung Morawa, Dishub juga menyarankan pengguna jalan untuk memasuki Tol Amplas dan keluar di pintu tol Bandar Selamat, Tembung,” sebutnya. Orang nomor satu di Dishub Medan ini menambahkan, manegemen rekayasa arus lalulintas ini dilakukan guna menghindari terjadinya penumpukkan kendaraan yang menuju pusat kota melalui Jalan SM Raja. “Ya, guna menghindari penumpukan kendaraan, yang dapat menimbulkan kemacetan, kita melakukan rekayasa arus lalulintas. Diharapkan warga masyarakat dapat memakluminya,” tambah alumni SMA Negeri 2 Kota Padang Sidimpuan ini.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Satuan Lalulintas Kepolisian Resor Kota Besar Medan, AKBP Indra Warman membenarkan adanya rekayasa arus tersebut. “Iya, sudah ada konsepnya. Rapat kemarin di kantor Walikota dibuatkan oleh Dishub Kota Medan,” katanya. (red)

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Loading...