oleh

Residivis Curanmor Terkapar Ditembak Pegasus Polrestabes Medan

Medan (pewarta.co) – Tim Pegasus Polrestabes Medan pimpinan Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, SH, SIK, MH dan Kanit Pidum, Iptu M. Said Husin, SIK,SH berhasil menciduk seorang penjahat yang aksinya meresahkan warga yang tinggal di Kota Medan, Jumat (8/2/2019).

Namun disaat hendak dibawa pengembangan, tersangka terlibat kasus pencurian kenderaan bermotor (Curanmor) itu berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan. Sehingga polisi terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak bagian kaki tersangka.

Loading...

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. DR H. Dadang Hartanto, SH, SIK,MSi melalui Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, SH, SIK, MH mengatakan, kejadian itu berawal pada Minggu (03/2/2019) lalu, sekira pukul 08.30 WIB.

Saat itu korban Andi Halim (31) warga Jalan HM. Said Gang Garuda Sakti No. 6, Kecamatan Medan Perjuangan berkunjung ke rumah temannya Heng Pau Suan di Jalan Berastagi Dalam No. 2, Kecamatan Medan Perjuangan.

Sesampainya di rumah temannya, korban memarkirkan sepeda motor Yamaha Jupiter Z BK 2667 AAK warna hijau di garasi mobil dalam kondisi stang tidak terkunci.

Selanjuthya korban naik ke lantai dua rumah temannya. Setelah kurang lebih setengah jam bercengkrama, korbanpun turun. Betapa terkejutnya korban begitu mengetahui sepeda motornya sudah tidak ada digarasi mobil.

Sehingga korban mendatangi Mapolrestabes Medan untuk membuat laporan.

Tim Pegasus Polrestabes Medan dibawah pimpinan Kanit Pidum Polrestabes Medan, Iptu M. Said Husien langsung turun kelapangan untuk melakukan penyelidikan.

Dalam penyelidikan, polisi menerima informasi adanya penjualan sepeda motor yang diduga hasil tindak pidana pencurian.

“Setelah diselidiki ternyata benar, sepeda motor tersebut merupakan hasil curian. Tersangkapun langsung disergap.
Ketika hendak dibawa pengembangan mencari temannya, tersangka berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan. Sehingga polisi melakukan tindakan tegas fan terukur dengan menembak kakinya,” ujar AKBP Putu kepada wartawan, Sabtu (9/2/2019).

Kepada polisi tersangka Parulian Napitupulu alias Lian (32) mengakui sepeda motor tersebut merupakan hasil curian dari Jalan Berastagi Dalam No. 2, Kecamatan Medan Perjuangan.

“Pada saat beraksi warga Jalan Seriti 9 Perumnas Mandala ini tidak sendirian melainkan bersama temannya bernama Toni (DPO). Namun, pada saat akan dilakukan pengembangan tersangka berusaha melarikan diri dan mencoba melawan petugas, sehingga polisi terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur ke arah kaki tersangka.
Untuk mendapatkan perawatan intensif, tersangka dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut,” papar AKBP Putu.

Menurut Putu, tersangka Parulian alias Lian merupakan resedivis denga kasus yang sama pada tahun 2014 di Polsek Medan Kota vonis 1,2 tahun.

Untuk tersangka Toni, kata Putu masih dalam pengejaran,” pungkasnya.(lubis/red)

Facebook Comments
Loading...