oleh

Kompol Martuasah Pembina Upacara di SMA Negeri 2  

Medan (Pewarta.co)-Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Hermindo Tobing SIK meenjadi pembina upacara di SMA Negeri 2 Medan, Senin, (25/2/2019).

Loading...

Pada kesempatan tersebut, Kompol Martuasah yang mewakili Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr H Dadang Hartanto SH SIK MSi menyampaikan bimbingan dan penyuluhan (binluh) kepada para siswa di sekolah yang terletak di Jalan SMA 2 Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Medan Polonia.

“Mewakili Kapolrestabes Medan, pada kesempatan tersebut disampaiakan bahwa upacara bendera merupakan salah satu media untuk membina kepribadian dan karakter sebagai warga negara yang baik sesuai dengan ideologi Bangsa Indonesia yaitu Pancasila dan Konstitusi Indonesia yaitu UUD 45,” ujar Kompol Martuasah.

Dalam kaitan itu, kita juga mengimbau kepada para siswa untuk senantiasa menuntut ilmu dengan tekun dan sunggu-sungguh.

“Tuntutlah dan milikilah ilmu sebanyak mungkin karena ilmu merupakan harga yang abadi. Jangan mencoba-coba untuk menggunakan narkoba karena dapat merusak generasi bangsa, dan kita semua sepakat menjadi musuh narkoba,” imbau Alumnus Akpol Tahun 2005 ini.

Selain itu juga, mantan Kasat Reskrim Polres Deliserdang ini juga meminta kepada para siswa antuk mematuhi peratun serta tata tertib di sekolah.

“Kita juga meminta kepada para siswa untuk senantiasa mematuhi tata tertib dalam berlalu lintas. Gunakan helm jika mengendarai sepeda motor, taati rambu-rambu lalu lintas dan jangan terlibat dalam komunitas geng motor,” pinta Tobing.

Lebih lanjut diterangkan orang nomor satu di Mapolsek Medan Baru ini, ia juga menyampaikan ajakan kepada para siswa untuk menyukseskan Pemilihan Presidan (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) April 2019 mendatang.

“Kiranya perbedaan pilihan dalam Pilpres jangan memutus tali silaturhami yang telah terjalin di antara kita selama ini. Karna itu, kepada para siswa dan seluruh hadirin, kiranya jangan mudah terpengaruh berita hoaks, ujaran kebencian dan isu berdimensi suku, agam, ras dan antargolongan (SARA),” terang Tobing seray menambahkan penyebar hoaks dapat dipidana dengan Undan-undang ITE Nomor 11 Tahun 2008. (rks)

Facebook Comments
Loading...