oleh

Kapolri : Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat

Asahan (Pewarta.co)-Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri kian hari semakin meningkat.

Loading...

Terlebih dengan diluncurkannya program Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya) Polri yang telah diimplementasikan selama 3 tahun terakhir.

Meski sebelumnya pada Tahun 2016, Polri termasuk dalam 3 institusi dengan kepercayaan publik rendah.

Namun saat ini, berdasarkan hasil survei yang diselenggarakan oleh berbagai lembaga yang kredibel, Polri telah berada dalam 3 besar lembaga yang dipercaya publik.

Hal tersebut dinyatakan Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu SIK MH saat membaca amanat Kapolri Jenderal Polisi Prof H Muhammad Tito Karnavian Ph.D pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-73 di lapangan Adhi Pradana Kota Kisaran, Kabupaten Asahan, Rabu (10/7/2019).

Kapolri juga mengucapkan terima kasih atas apresiasi dan penghargaan yang disampaikan oleh Bapak Presiden Joko Widodo terhadap pengelolaan organisasi Polri, khususnya terkait Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang diraih Polri selama 6 tahun berturut-turut, mulai dari Tahun 2013 hingga 2018, peningkatan Nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Polri, dari 72,11 di tahun 2017 menjadi 74,08 di Tahun 2018, Peningkatan Indeks Reformasi Birokrasi Polri, dari 73,65 di Tahun 2017 menjadi 75,18 di Tahun 2018, serta terwujudnya 69 Zona Integritas di lingkungan Polri.

Polri juga siap menindaklanjuti dan mempedomani 5 instruksi Bapak Presiden dalam pelaksanaan tugas.

Pertama, meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri, guna menghadapi berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks, serta untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Kedua, mengedepankan strategi pemolisian proaktif dan tindakan humanis dalam mencegah dan menangani berbagai permasalahan sosial di masyarakat.

Ketiga, meningkatkan kualitas pelayanan publik yang modern, mudah, murah, cepat, secara konsisten dan berkelanjutan.

Keempat, meningkatkan profesionalisme dalam penegakan hukum, guna mewujudkan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.

Kelima, memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan TNI, Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, serta masyarakat, dalam memelihara keamanan dalam negeri.

Jenderal Tito juga mengucapkan terima kasih atas peningkatan tunjangan kinerja bagi personel Polri, bersama dengan TNI, sebesar 70% yang telah terlaksana selama 1 tahun, mulai tanggal 1 Juli 2018.

Hal tersebut amat berarti bagi peningkatan kesejahteraan personel Polri dan TNI.

“Kami selaku Kapolri dan tentunya Bapak Panglima TNI, memiliki visi yang sama untuk terus menjaga stabilitas Kamtibmas, menuntaskan tahapan Pemilu 2019, hingga momentum pelantikan pada Oktober 2019 mendatang. Juga memelihara stabilitas keamanan dalam negeri pasca pelantikan, sehingga Pemerintah dapat melaksanakan program-program pembangunan dengan lancar, guna meningkatkan kesejahteraan rakyat dan pendapatan nasional. Dengan demikian tersimpan harapan kepada Bapak Presiden, kiranya tunjangan kinerja anggota TNI dan Polri di masa kepemimpinan 5 tahun ke depan, Insyaallah dapat meningkat menjadi 100%”, ujar Kapolri.

Peringatan HUT Bhayangkara ke 73 yang digelar di Kabupaten Asahan dimeriahkan dengan pemotongan nasi tumpeng yang diberikan kepada personil Polri tertua dan termuda, pengumuman serta penyerahan hadiah berbagai lomba dalam rangka HUT Bhayangkara ke-73 yang memperebutkan piala Kapolres Asahan.

Upacara HUT Bhayangkara ke-73 tersebut turut hadir Plt Bupati Asahan, Sekda Kabupaten Asahan, Dandim 0208/ As, Wadanyon TNI 126 KC Kisaran, perwakilan Danlanal Tanjungbalai, Kajari Kisaran, Ketua PN Kisaran, Ketua Bhayangkari cabang Asahan, Ketua Persit Kabupaten Asahan, para pejabat utama dan perwira Polres Asahan, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, serta sejumlah elemen masyarakat Kabupaten Asahan. (ril)

Facebook Comments
Loading...