oleh

Kapolri Bersilaturahmi di Pesantren Sumber Mas Sumenep

Jawa Timur (Pewarta.co)-Kapolri Jendral Pol H Muhammad Tito Karnavian Ph.D bersilaturhami dengan pengurus Pondok Pesantren Sumber Mas Sumenep, Senin, (1/4/2019).

Loading...

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri yang mendampingi Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P bertatap muka sekaligus berdiaolg dengan pengurus pondok pesantren dan 1000-an Santri serta Santriwati di Pondok Pesantren yang terletak di Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur tersebut.

Silaturahmi.yang penuh keakraban itu diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan sambutan Pengasuh Ponpes Sumber Mas.

Dalam sambutannya, K.H. Badwi Sanusi selaku Pengasuh Ponpes Sumber Mas menyampaikan apresiasi kepada Panglima TNI dan Kapolri yang berkenan hadir di Ponpes Sumber Mas guna menambah kesejukan, serta memperkuat semangat kebersamaan dan persaudaraan masyarakat Sumenep.

Beliau menjelaskan bahwa Ponpes tersebut didirikan oleh H Sanusi, keturunan dari Keraton Sumenep.

Di akhir sambutannya, beliau menegaskan bahwa seluruh santri dan satriwati siap mendukung pemerintah dalam mewujudkan Pemilu 2019 yang aman dan damai.

“Pondok Pesantren ini menganut paham cinta tanah air, Kami mendukung Pemilu damai dan mengikuti prinsip nyoblos itu keren,” ujar Pengasuh Ponpes.

Pada acara silaturahmi ini, Panglima TNI memberikan pidato kebangsaan yang berisi motivasi kepada para santri, untuk terus berkarya demi kemajuan bangsa.

Beliau menyampaikan bahwa Indonesia diprediksi pada Tahun 2025 akan menjadi negara dengan ekonomi ke-4 terkuat di dunia.

Oleh karenanya, beliau menitipakan pesan kepada para santri untuk mempersiapkan tantangan tersebut dengan menuntut ilmu setinggi-tingginya.

“Pondok pesantren ini adalah samuderanya ilmu pengetahuan, baik ilmu dunia maupun ilmu agama. Maka tuntutlah ilmu setinggi-tingginya untuk pembangunan bangsa,” ujar Panglima.

Selain itu, Panglima TNI juga mengajak untuk tidak mudah percaya terhadap berita hoaks yang beredar di media sosial.

Hoaks sangat berbahaya dan dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat, sehingga para santri harus mampu menghalau berita hoaks tersebut.

Di akhir pidatonya, Panglima TNI menegaskan bahwa TNI dan Polri menjamin keamanan Pemilu 2019, serta mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menggunakan hak pilihnya pada tanggal 17 April 2019 mendatang.

Acara silaturahmi ini turut dihadiri oleh KH. Mustofa Aqil Siraj, Kadivhumas Polri Irjen Pol M. Iqbal, Dankorbrimob Polri Irjen Pol Ilham Salahudin, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi, serta Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan. (ril)

Facebook Comments
Loading...