oleh

Wartawan Ekonomi Medan Ajari Santri Menulis Berita

Simalungun (pewarta.co) – Dunia santri tak hanya fokus pada bidang keagamaan, namun juga harus mengetahui tentang perkembangan informasi dan pengetahuan umum. Apalagi arus informasi di era digital ini memang tak terbendung, terutama bagi para generasi milenial yang sangat akrab dengan gadget atau gawai.

“Terlebih saat ini sepak terjang media sosial tidak tanggung-tanggung dalam penyebaran sebuah berita. Berita-berita yang beredar di media massa justru sering didahului oleh berita-berita di media sosial,” tutur wartawan ekonomi senior di Medan, Ir Hj Laswiyati Wakid pada Workshop penulisan berita atau opini keuangan kepada para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Al Barokah, Jalan Gotong Royong Kelurahan Silinduk, Kecamatan Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Siantar, Kamis (1/11/2018).

Loading...

Workshop itu bagian rangkaian sosialisasi pengenalan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional (KR) 5 Sumbagut, dan perencanaan keuangan kepada para santri dalam program “OJK Goes To Pesantren”.

Laswi menuturkan saat ini banyak beredar berita dan juga hoaks yang kadang sulit dibedakan. Sehingga, harus benar-benar teliti dalam membaca sebuah berita.

“Hati-hati, jangan sampai terjebak hoaks, karena sekarang sulit dibedakan,” ujarnya.

Sementara, wartawan Okezone.com, Wahyudi Siregar menerangkan perbedaan informasi, berita dan berita jurnalistik.

“Semua orang bisa membuat berita, tapi belum tentu bisa membuat berita jurnalistik, karena karya jurnalistik itu ada kriterianya, tidak sembarangan,” kata dia.

Ia menjelaskan berita jurnalistik itu berasal dari kata, data dan fakta. Jadi jika hanya informasi sepihak dan tidak berdasarkan data yang sesuai kenyataan atau fakta. Karya jurnalistik, kata dia, juga tidak boleh berbau ujaran kebencian, provokasi dan lainnya.

“Nah kalau ada berita berbau hasutan, ajakan membenci dan provokatif sudah bisa dipastikan itu hoaks,” ujarnya.
Sedangkan Wahyuni dari Radio Sonora dan Smart FM mengajarkan bagaimana reporter radio membuat berita dan teknik melaporkan berita secara live dari lapangan. (gusti/red)

Facebook Comments
Loading...