oleh

Warga Temukan Mayat Terapung Diduga Korban Pembunuhan , Guntar Sembiring Sempat Dikabarkan Dibunuh dan Hilang

Medan (pewarta.co) – Teka-teki kehilangan Guntar Sembiring sejak sebulan lalu, terjawab sudah. Mayat pria uzur tersebut ditemukan mengapung di sungai Seruai kawasan Desa Si Gara-Gara, Patumbak, Deliserdang, Minggu (14/5/2017) siang.

Loading...

Tubuh korban ditemukan tersangkut di ranting pohon dengan kondisi tengkorak kepala dan badan terpisah. Warga meyakini, mayat pria tersebut adalah Guntar Sembiring. Korban tewas diduga dibunuh, karena di sekitar tempatnya tinggal ditemukan ceceran darah.

Informasi dihimpun menyebutkan, penemuan korban pertama kali oleh tiga penjala ikan di Sungai Seruai, yakni Wagimin (45), Uden (38), dan Herman Ginting (38), ketiganya warga Jalan Pertahanan Patumbak, Dusun ll, Desa Sigara-gara, Kecamatan Patumbak, Deliserdang.

Kegiatan menjala ikan memang sering dilakukan ketiganya, sebab di lokasi itu mereka sering mendapat ikan, bahkan besar-besar. Lokasi penemuan jasad korban juga mereka jaring. Namun, mereka tersentak karena ada tengkorak kepala manusia di dalam jaring. Panik bercampur takut, mereka langsung ke darat. Mereka kembali terkejut karena melihat potongan tubuh manusia tersangkut di ranting pohon.

Kabar penemuan mayat itu kemudian membuat geger, ramai dikunjungi warga, tak terkecuali Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Fery Kusnadi. Saat ditemukan, korban hanya mengenakan pakaian dalam. Diduga, pakainnya lainnya sudah terlepas, seiring kulit dan daging korban juga tidak utuh. Sarung melingkar di kakinya.

Seorang warga, Ucok mengaku sempat mencium aroma busuk di kawasan sungai. Namun, dia tidak mengira itu dari bangkai manusia. Sejumlah warga menyebutkan, mayat itu adalah Guntar Sembiring yang dibunuh sebulan lalu dan jasadnya di buang ke sungai. Pembunuhan itu diduga terjadi di tempat korban tinggal, Jalan Pertahanan Patumbak, Gang Adi Karya, Pasar IV, Desa Patumbak II, Kecamatan Patumbak, Deliserdang.

“Ya, itu mayat si Guntar itu, yang dibunuh sebulan lalu. Iya itu pasti dia,” sebut warga.

Menurutnya, selama ini, warga Desa Lantasan Lama dan pihak kepolisian tidak berhasil menemukan jasad korban setelah menemukan ceceran darah mengarah ke sungai.

Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Fery Kusnadi SH, dikonfirmasi terkait penemuan mayat tersebut, belum bisa memastikan identitas korban. Sementara dia menyebutnya mayat tanpa identitas (MR X).

“Itu mayat MR X. Kurang lebih sudah 1 bulan. Karena di air, maka masih utuh, tapi kalau di darat. Pasti sudah tinggal kerangka (tulang). Tapi kita belum tau itu mayat siapa. Nanti, kita cari tau,” kata Fery.

Ditanya, apakah mayat tersebut adalah mayat Guntar Sembiring yang tewas di bunuh sebulan lalu. Fery mengaku masih melakukan penyelidikan. Segala kemungkinan bisa saja terungkap.

“Bisa saja iya, bisa saja tidak. Untuk sementara itu mayat MR X tanpa indititas. Kita akan menunggu hasil tes DNA dari RS Bahyangkara,” pungkas Fery. (red)

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Loading...