oleh

Viral di Medsos, Bupati Batubara Tinjau Rumah Norman

Batubara (Pewarta.co) – Bupati Batubara Ir H Zahir MAP mengunjungi kediaman Norman (61) warga Dusun Melayu, Desa Perkotaan, Kec. Air Putih, Kab. Batubara yang tergolong rumah tidak layak huni (RTLH), Kamis (24/1/2019) pagi.

Kedatangan Bupati didampingi Camat Airputih Riyadi, Camat Seisuka Arif serta perangkat Desa Perkotaan lantaran rumah Norman viral di media sosial (medsos).

Loading...

Dihadapan Bupati Norman menceritakan tidak memiliki pekerjaan tetap sehingga kehidupannya serba pas – pasan.

“Saya sehari hari kerjanya mocok – mocok pak, kalo ada yang ngajak motong pohon saya ikut, mencangkul, bertukang apa saja yang bisa saya dikerjakan, yang penting bisa dapat makanlah pak,” sebut Norman.

Ia juga menyampaikan kalau selama ini sudah memiliki kartu BPJS Kesehatan, termasuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH) karena ada tanggungan anak yang masih sekolah. Dia juga mengaku mendapat rastra dari e-waroeng.

Dijelaskannya, tempat tinggalnya berada ditanah milik Nurliati (adiknya), mereka tinggal dirumah ini sebanyak 11 orang.

Ia juga mengaku sedang berusaha untuk membangun rumah dipertapakan ditanahnya sendiri yang tak jauh dari rumah yang ditempatinya saat ini. Namun menurutnya, karena kondisi ekonomi yang terbatas, ia lebih mengutamakan agar bisa lepas makan.

“Jadi kami terpaksa bertahan dirumah reot yang tak layak huni ini, meski dua tahun sudah tidur diluar, dengan ditutupi bekas spanduk dan beralaskan tikar pak,” urai Norman kepada Bupati.

Menanggapi keluhan Norman, Zahir mengatakan, “Presiden kita Joko Widodo menginginkan agar persoalan RTLH segera diatasi sehingga angka kemiskinan dapat berkurang, kita atensikan masalah pak Norman ini dengan dana diluar APBD,” terang Zahir.

Menurut Zahir, jika renovasi rumah menggunakan APBD maka pemerintah akan mengikuti aturan penggunaan keuangan yang ada. Harus ekstra hati – hati dan mungkin akan memakan waktu lama.

“Masalah yang dihadapi keluarga pak Norman ini akan kita carikan solusinya tanpa menggunakan dana pemerintah ,” kata Zahir.

Sebelum meninggalkan kediaman keluarga Norman, Zahir memberikan santunan kepada keluarga prasejahtra tersebut.

Zahir meminta jika memang nanti bantuannya datang, rumah tersebut segera dirobohkan agar tidak menjadi anggapan negatif.

Kedatangan Zahir mendapat apresiasi dari warga sekitar. Warga mengaku kagum kepada Zahir yang tanggap dan langsung respon atas informasi tentang kehidupan keluarga Norman yang hanya di upload di sosmed. (yudikam/red)

Facebook Comments
Loading...