oleh

Undhar Ajak Generasi Milenial Cerdas Memilih

Medan (pewarta.co) – Universitas Dharmawangsa (Undhar) bersama Radio Republik Indonesia (RRI) menggelar dialog interaktif bertajuk Gerakan Cerdas Memilih di aula kampusnya Jalan Yos Sudarso Medan, Kamis (31/1/2019).

Dialog dengan topik ‘Pemilu Aman & Memilih itu Juara” dihadiri Kepala RRI Medan Nawir Nawihu, mahasiswa dan siswa sebagai generasi milenial, dan juga dosen.
“Dialog interaktif ini penting untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2019,” ujar Rektor Undhar Dr Kusbianto SH MHum ketika tampil sebagai narasumber dalam dialog itu.
Dialog itu juga menghadirkan sejumlah narasumber seperti Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumut Yulhasni, Kapendam Kol Roy Sinaga, Dewan Pengawas LPP RRI Dwi Hernuningsih S.Sos M.Si, serta Kapoldasu diwakili Kadiv Dir Humas Poldasu.
Menurut Kusbianto, generasi milenial sebagai pemilih pemula diminta aktif berpartisipasi dalam Pemilu dan dituntut cerdas untuk menentukan pilihannya. Apalagi, sebut Kusbianto, penyelenggaraan Pemilu pada April 2019 mendatang ini serentak untuk memilih presiden/wakil presiden, anggota DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI, anggota DPRD tingkat provinsi, anggota DPRD tingkat kabupaten/kota, dan anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah) RI.
“Calon yang dipilih banyak, ada pejabat eksekutif dan legislatif. Untuk itu generasi milenial harus tahu rekam jejak para calon pemimpinnya,” katanya.
Kusbianto meminta mahasiswa dan siswa tidak terpengaruh dalam Pemilu ini, terutama menyikapi berita-berita yang bersifat menjelek-jelekkan di media sosial atau hoax.
“Teliti sumber berita darimana, jangan sampai terjebak dan terpengaruh dengan berita yang belum tentu benar. Bahkan, malah ikut menyebarluaskan karena ada sanksi hukumnya,” katanya.
Dia mengingatkan, untuk menyukseskan Pemilu secara demokratis dan berkualitas, diperlukan partisipasi aktif dari pemilih milenial.
“Supaya tingkat partisipasi tinggi dalam Pemilu, tentu kaum milenial harus berpartisipasi dan tidak Golput,” imbuhnya.
Kusbianto juga meminta para generasi muda harus ikut mengawasi pelaksanaan Pemilu, walau ada Bawaslu dan pihak kepolisian.
“Masyarakat dalam hal ini komunitas mahasiswa dan siswa, kalau ada pelanggaran harus beri laporan ke Bawaslu atau KPU. Disinilah peran aktif generasi muda ikut menyukseskan Pemilu. Aktif untuk memilih dan mengawasi,” tuturnya.
Sedangkan Ketua KPU Provinsi Sumut Yulhasni juga mengajak generasi milenial sebagai pemilih pemula supaya aktif berpartisipasi dan tidak Golput.
“Sekarang ini sudah enggak susah untuk menggunakan hak pilih bagi pemilih yang berasal dari luar kota. Pemilu ini mempermudah dan tidak menyulitkan para calon pemilih. Secara teknis, Pemilu kali ini tidak sesulit yang lalu,” katanya.
Selain memberi wawasan tentang bagaimana cara menggunakan hak pilih, kegiatan yang dilaksanakan di aula kampus Undhar itu  juga bertujuan untuk memberikan pendidikan politik. (gusti/red)

Loading...
Facebook Comments
Loading...