oleh

Terlibat Penganiayaan Warga, Polisi Sergap Pelaku Genk Motor “Esto Warning” di Helvetia

-Hukum, Sumut-187 views

Medan (pewarta.co) – Petugas gabungan dari Polrestabes Medan dan Polsek Medan Helvetia berhasil menangkap sejumlah
pelaku Genk Motor “Esto Warning” yang terlibat melakukan penganiayaan dan pengerusakan rumah korban Bripka Arigalih Gumilang, Jhonner lumbanraja, Riko Lumbanraja, Bin Fri Uno Purba dan Junaidi Silitonga warga Medan Helvetia.

Ketiga yang berhasil disergap di kediaman mereka masing masing yakni Dani (24), Harianto (23) dan David (22) warga Medan Helvetia.

Loading...

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Prawira didampingi Kapolsek Medan Helvetia Kompol Trilla Murni kepada wartawan, Kamis (4/4/2019) di Mapolrestabes Medan mengatakan, kasus penganiayaan dan pengerusakan rumah korban itu terjadi pada tanggal 24 Maret lalu di Jalan Pembangunan V, No 9, Perumahan Guru Lama, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia yang telah diproses oleh Polsek Helvetia untuk menangkap sekelompok Genk motor yang mengamuk dan menganiaya para warga yang ada di Helvetia.

Sehingga petugas gabungan yang telah mengetahui keberadaan para pelaku itu berhasil menangkapnya. “Baru tiga pelaku yang diamankan, sedangkan
Puluhan lainnya kabur dari sergapan petugas gabungan Polrestabes Medan, ” ujarnya.

Untuk itu, tambah Putu, kepada pelaku Genk Motor yang belum ditangkap segera menyerahkan diri sebelum diberikan tindakan tegas oleh petugas yang sudah mengetahui ciri-ciri pelaku.

Kasat mengakui, tidak pernah memberikan toleransi kepada pelaku yang membuat resah di masyarakat. ” Dalam hal ini kita tegas untuk menindak pelaku tindakan kejahatan di jalanan dan membuat resah masyarakat Kota Medan, ” jelasnya.

Mengenai otak pelaku yang belum tertangkap, Putu sangat yakin pelaku berinisial FIS alias Nando (24) bakalan diberikan tindakan tegas oleh petugas gabungan Polrestabes Medan.

“Menyerah saja akan diproses dengan baik dan tidak diberikan tindakan tegas,” tandasnya.

Di kepolisian Harianto mengaku, menyesal ikut terlibat melakukan penyerangan dan penganiayaan kepada warga di Jalan Pembangunan V. “Saya menyesal dan tidak mau lagi terlihat kelompok Genk Motor di Kota Medan, ” pungkasnya. (red)

Facebook Comments
Loading...