oleh

Satnarkoba Polres Padangsidimpuan Amankan Diduga Jaringan Narkoba Antar Kabupaten

-Hukum, Sumut-108 views

Padangsidimpuan (Pewarta.co)– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padangsidimpuan berhasil menangkap dua pria masing-masing berinisial RH (30) dan SR (28) yang diduga melakukan penadahan sepeda motor curian.

Selain menjadi tersangka kasus penadahan, keduanya juga terlibat kasus dugaan penyalahgunaan narkoba. Keduanya diduga jaringan peredaran narkoba antar kabupaten di Provinsi Sumut.

Loading...

Kedua tersangka warga Jln. Sisimangaraja Kelurahan Pasar Gunung Tua Kecamatan Padangbolak, Kabupaten Paluta tersebutd diamankan Satreskrim Polres Padangsidimpuan pada Jumat tanggal 14 Juni 2019 sekira pukul 16.30 Wib.

Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya melalui Kasat Narkoba AKP Charles J.Panjaitan mengatakan, barang bukti yang diamankan bersama kedua tersangka yakni satu unit sepeda motor jenis Honda Beat No.Pol BB 5035 FQ.satu bungkus berisi 15 bungkus plastik klip diduga keras berisi serbuk kristal putih yang diduga keras narkoba jenis sabu dengan berat 3,09 gram, satu buah kamera plastik mainan warna pink, satu bungkus plastik klip berisi enam lembar plastik klip kosong, satu unit timbangan elektrik Merk Amput, dua unit HP.

Ia menjelaskan, kronologis penangkapan keduanya berawal dari Laporan Polisi pada hari Rabu 12 Juni 2019 dengan Nomor LP /367/VI/ 2019/Res tentang pencurian sepeda motor (curanmor) di wilayah Hukum Polres Padangsidimpuan.

Berdasarkan laporan polisi tersebut, petugas Opsnal Satreskrim Polres Padangsidimpuan berhasil melakukan penangkapan terhadap satu tersangka curanmor berinisial H, warga Padangsidimpuan.

Dari keterangan H tersebut petugas kemudian melakukan pengembangan ke daerah Gunung Tua, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Berdasarkan informasi dari masyarakat sekitar, petugas berhasil menangkap tersangka SR di sekitar SPBU Gunung Tua.

SR “menyanyi”, hingga akhirnya salah satu rekannya RH yang diduga juga ikut menyimpan sepeda motor hasil curian tersebut juga dikejar. Tak mau berlama lama, petugas Opsnal langsung menuju dan menggerebek kediaman RH, berkat bantuan warga dan berhasil menangkapnya berikut satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam milik pelapor (korban).

Ketika petugas melakukan penggeledahan badan terhadap kedua pria ini, petugas menemukan di dalam kantong celana depan sebelah kanan SR berupa satu unit timbangan elektrik.

Dan dari kantong celana depan sebelah kanan RH ditemukan satu buah kamera mainan plastik warna pink yang didalamnya berisi satu bungkus plastik berisi 15 bungkus plastik klip diduga keras berisi narkotika jenis sabu.

Sementara itu, tambah Kasat, dari penyelidikan sementara, kedua tersangka mengakui bahwa barang tersebut dijemput keduanya dari seseorang di Kota Rantau Prapat, Kabupaten Labuhanbatu dan Kabupaten Tapsel dan direncanakan akan diperdagangkan di daerah Gunung Tua dan sekitarnya.

Kasat menambahkan, kedua tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat lima tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara dan seumur hidup.

“Kedua pelaku dan barang bukti telah kita amankan untuk proses lebih lanjut,’ Ujar Charles. (Rts/red)

Facebook Comments
Loading...