oleh

Reka Ulang Pembunuhan Wartawan Ditangisi Istri Korban

Medan (pewarta.co) – Manteria Panjaitan, seketika menangis ketika menyaksikan jalannya rekonstruksi pembunuhan suaminya, Amran Parulian Simanjuntak yang berprofesi sebagai wartawan, di Mapolda Sumut, Selasa (23/5/2017).

Loading...

Manteria beberapa kali berteriak dan menyebutkan suaminya bukan seorang penipu seperti yang diutarakan tersangka, Timbul Sihombing.

“Suami ku bukan penipu, biar kau tau itu. Kau yang pembunuh,” teriak Manteria sembari menangis.

Manteria yang menangis dan berteriak ini berulang kali coba ditenangkan keluarganya dengan cara memeluknya hingga akhirnya bersedia menjauh dari lokasi reka ulang pembunuhan suaminya tersebut.

Sementara, tersangka pembunuhan, Timbul Sihombing menjalani rekonstruksi di depan gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut, Selasa.

Rekonstruksi itu berlangsung dalam 13 adegan dilakoni langsung tersangka dan juga seorang pemeran pengganti sebagai korban.

“Kita laksanakan di sini (Mapoldasu), karena Tempat Kejadian Perkara (TKP) merupakan jalan lintas dan bisa macet kalau kita laksanakan di sana. Dalam rekonstruksi ini dihadiri JPU dan juga penasihat hukum tersangka,” terang Kasubdit III/Jahtanras Polda Sumut, AKBP Faisal F Napitupulu usai rekonstruksi.

Motif pembunuhan terhadap korban dilatarbelakangi dendam. Tersangka berulang kali meminta uangnya sebesar Rp 4 juta yang dipinjam korban, namun justru mendapat makian.

“Ketika ditagih korban malah memaki tersangka. Karena sakit hati akhirnya tersangka membunuh korban dengan menggunakan senjata tajam,” sebut Faisal.

Selain itu, menurut pengakuan tersangka, korban pernah menyekapnya di sebuah rumah kosong dan dianiaya, beberapa waktu lalu. Amran Parulian Simanjuntak tewas ditikam di Jalan Medan-Binjai Km 13,8 Sei Semayang, Sunggal, Deliserdang, tak jauh dari sekolah anaknya pada Rabu (29/3) pagi.

Usai membunuh, tersangka kemudian melarikan diri ke kota Binjai. Tersangka ditangkap di kawasan Lapangan Merdeka Binjai oleh Tim Jahtanras Polda Sumut, sore harinya. (red)

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Loading...