oleh

Ratusan Polisi Kawal Rekonstruksi Andi Lala

Medan (pewarta.co) – Polda Sumut mengerahkan ratusan personil dari Brimob, Sabhara dan Polres Pelabuhan Belawan untuk mengawal proses rekonstruksi pembunuhan sadis di Jalan Mangaan, Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli pada Senin (8/5/2017).

Loading...

Kasubdit III/Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Faisal F Napitupulu mengatakan, penjagaan ketat oleh ratusan aparat kepolisian itu dilakukan, agar selama rekonstruksi berlangsung fakta-fakta kejadian dari kasus pembunuhan tersebut dapat terungkap.

“Ada 200 personel Brimob dan Sabhara serta dari Polres Pelabuhan Belawan yang akan mengawal rekonstruksi,” kata Faisal, Minggu (7/5/2017).

Tindakan itu dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama jalannya rekonstruksi berlangsung nantinya. Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang menjadi lokasi rekonstruksi juga harus benar-benar steril dari masyarakat.

“Diperkirakan jumlah masyarakat yang datang untuk menyaksikan jalannya rekonstruksi kasus ini akan banyak,” tambahnya.

Sementara Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting menyebutkan, rekonstruksi dengan menghadirkan langsung para tersangka akan digelar pada pukul 10.00 WIB.

“Rencananya jam 10.00 WIB. Kalau ada perubahan akan segera saya informasikan,” tukasnya.

Sebelumnya, rekonstruksi kasus pembunuhan keji sekeluarga yang diotaki Andi Matalata alias Andi Lala, Roni dan Andi Syahputra ini pernah mengalami penundaan. Polda sempat menyebutkan bila rekonstruksi digelar pada Kamis (4/5/2017) lalu, namun akibat pertimbangan penyidik maka rencana tersebut harus dibatalkan.

Rina mengaku tidak mengetahui secara pasti pertimbangan apa yang membuat penyidik melakukan perubahan jadwal rekonstruksi kasus yang menjadi perhatian masyarakat banyak tersebut.

“Saya kurang tahu apa pertimbangannya. Karena itukan murni kepentingan penyidikan, jadi yang mengetahuinya hanya penyidik dan pastinya ada perhitungan untuk melakukan itu,” jelasnya.

Sedangkan, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumut, Kombes Pol Nurfallah mengatakan, rekonstruksi pembunuhan yang menjadi perhatian masyarakat luas itu rencananya akan dilakoni langsung para tersangka, Andi Matalata alias Andi Lala, Roni dan Andi Syahputra.

“Nanti para pelaku akan kita hadirkan. Walaupun saat rekonstruksi nanti mereka belum sembuh karena masih mengalami luka tembak, maka akan kita pakaikan kursi roda,” ujarnya. (red)

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Loading...