oleh

Pratu Joner, Prajurit Lanud Soewondo Yang Merupakan Atlit Berprestasi Paralayang dan Paramotor Lakukan Pembukaan Terbang Perdana Para Layang

Taput (pewarta.co) – Sportdirga TNI Angkatan Udara dan Binsportdirga Lanud Soewondo melakukan penerbangan Paralayang dan Gantole, Jumat (30/11/2018) jam 10:00 WIB di Hutaginjang.

Keindahan alam dan letak geografis serta ketinggian struktur tanah HutaGinjang kabupaten Tapanuli Utara memang sangat cocok untuk dijadikan tempat kegiatan olah raga dirgantara seperti Paralayang, Gantole dan lain sebagainya.

Loading...

Terbentuk dari hasil letusan Supervolcano yang terjadi pada 74.000 tahun lalu, Danau toba terbentuk dari kawah besar yang terus menerus terisi air sehingga menjadi danau.

Geopark kaldera Toba adalah kawasan kawah gunung api yang terjadi karena peristiwa letusan gunung api yang sangat dahsyat.

Kaldera Toba terletak pada kordinator (2,88°-N98.5°E dan 2,35°N-9,91°E ) yang merupakan kaldera terbesar di dunia yang terbentuk pada zaman kuarter dalam kurun waktu 1,2 juta tahun yang lalu.

Dibawah pimpinan Danlanud Soewondo Kolonel Pnb Dirk Poltje Lengkey, kegiatan penerbangan olahraga dirgantara yang dirangkai dengan bakti sosial kesehatan akan dilaksanakan di desa Hutanagodang kecamatan Muara Kabupaten Tapanuli Utara.

Sportdirga Angkatan Udara dan Lanud Soewondo sebagai pendukung kegiatan, rencananya akan melakukan bakti sosial pada hari Sabtu (1/12/2018) dengan pembagian kaca mata gratis serta pembagian sembako sebanyak 1000 paket pada Masyarakat Tapanuli Utara.

Tepat jam 11:00 WIB para penerbang Paralayang mulai tampak mempersiapkan peralatannya.

Salah seorang atlet Paralayang yang ikut ambil bagian dalam kegiatan ini adalah Robby Sugara (32) asal desa Saning Bakar ,Solok Sumatera Barat yang telah banyak menorehkan berbagai prestasi diantaranya pada Porprov yang diadakan pada 19 November 2018 di kota Padang Pariaman yang lalu, Robby berhasil menyabet 1 perak dan 2 perunggu.

Selain Robby juga ada seorang anggota kepolisian dari Satbrimob Polda Sumut atas nama Bripka Saiful Fahmi yang berhasil meraih juara 2 pada kategori TNI-Polri di Yogyakarta air show and Free Fall 2017.

Kepada awak media dilokasi terbang Robby menjelaskan bahwa ia pertama kali terbang Paralayang pada tahun 2017.

“Pertama terbang Paralayang saya belajar pada seorang yang merupakan pelatih saya yang bernama Adi Mustika pada tahun 2017 bang, saya memilih olah raga ini karena Paralayang adalah olah raga yang sangat menantang dan butuh skill dan keberanian yang khusus,” pungkas pria yang khusus datang ke Tapanuli hanya untuk mengikuti kegiatan Sportdirga Angkatan Udara ini.

Dan paling membanggakan adalah seorang prajurit dari Lanud Soewondo Pratu Joner langsung membuka terbang perdana para layang yang juga merupakan atlit berprestasi Paralayang dan paramotor. (red)

Facebook Comments
Loading...