Medan (pewarta.co) – Dalam rangka Cipta Kondisi yang Kondusif guna mengantisipasi hal yang tidak di inginkan pada perayaan malam tahun baru 2018 di lakukan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab dan dapat mengganggu khamtibmas, maka personil Polsek Sunggal Polrestabes Medan melakukan pengecekan penjualan kembang api dan petasan di wilayah hukumnya, Kamis (28/12/2017) sekira pukul 17.00 Wib.
Dengan melakukan pendataan terhadap penjual kembang api di Jalan Ring Road tepat di depan Alfamidi bernama, Sari (23). Saat dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan adanya kembang api jenis petasan (mercon), dan selanjutnya di himbau kepada penjual, agar tidak menjual kembang api jenis petasan (mercon).
Kemudian, sekira pukul 17.25 wib pendataan di lanjutkan kembali di Jalan Ring Road depan Indomaret terhadap, Prity (15). Pada saat dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan adanya kembang api jenis petasan (mercon) dan selanjutnya di himbau agar tidak menjual mercon.
Kemudian, pukul 17.50 wib melaksanakan pendataan Penjualan Kembang Api di Jalan Amal simpang Jln. TB. Simatupang terhadap, Usarani (39). Pada saat dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan adanya Kembang Api Jenis Petasan (Mercon).
Lalu, pukul 18.15 wib melaksanakan pendataan Penjualan Kembang Api di Jalan Sunggal simpang Jalan. TB. Simatupang terhadap, Dela (39). Pada saat dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan adanya Kembang Api Jenis Petasan (Mercon) dan selanjutnya di himbau kepada penjualan agar tidak menjual Kembang Api Jenis Petasan (Mercon).
Kapolsek Medan Sunggal Kompol Wira Prayatna SH SIK MH mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya kewaspadaan adanya pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi tahun baru 2018 untuk maksud tertentu yang dapat meresahkan masyarakat, dan menimbulkan gangguan stabilitas Kamtibmas.
“Kami menghimbau, agar masyarakat tidak ada menggunakan petasan saat merayakan malam tahun baru 2018, sehingga pelaksanaan acara malam tahun baru dapat lebih Kondusif,” pesan Kompol Wira.(an/red)