oleh

Polres Sergai Buka Seminar Peran Gender Dalam Mengantisipasi Bahaya Narkoba, Judi, Prostitusi dan Penyakit Masyarakat Tahun 2018

Serdang Bedagai (pewarta.co) – Polres Serdang bedagai menggelar kegiatan Binluh bahaya penyalah gunaan narkoba dan sosialisasi penerimaan anggota Polri TA 2019, Rabu (28/11/2018) pagi bertempat di Aula SMA Negeri 1 Sei Rampah.

Hal ini dilakukan guna memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Serdang Bedagai.

Loading...

Dalam pelaksanaannya, Kasat Res Narkoba Polres Sergei AKP Martualesi Sitepu SH MH sebagai Pemateri, Aipda Sembiring sebagai oprator dan Bripda Khoir sebagai dokumentasi.

Turut hadir pada kegiatan ini diantaranya, Drs Purba Siregar MSi Kepala Badan Kesbang Pol Sergai, Drs Edi Suryanto Kabid Kesbang Pol Sergai, Jusuf Bangun LSM Peka Medan, Drs Irfan El Fuadi Lubis FKUB Sergai dan Arianto M Psi BNN Sergai.

Adapun sasaran kegiatan ini diberikan terhadap pelajar SMA Negeri 1 Sei Rampah sebanyak 150 Orang.

Awal kegiatan dilakukan pembukaan oleh protokol Novi Saputri dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Pembukaan seminar dengan tema “Peran Gender Dalam Mengantisipasi Bahaya Narkoba, Judi, Prostitusi dan Penyakit Masyarakat Tahun 2018” oleh Kepala Kesbang Pol Sergai Drs Purba Siregar MS.

Materi bahaya penyalah gunaan narkoba dan sosialisasi penerimaan anggota Polri TA 2019, disampaikan oleh Kasat Res Narkoba AKP Martualesi Sitepu SH MH, pertama dirinya mengucapkan terimakasih atas undangan Kesbang Pol Sergai yang telah memberikan waktu untuk hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam penyuluhannya, AKP Martualesi Sitepu menyampaikan, gender adalah pembagian peran,tugas dan kedudukan berdasarkan jenis kelamin, penyakit masyarakat saat ini diantaranya Narkoba, Judi, Miras, Prostitusi tidak dipungkiri lagi bahwa peredaran narkoba sudah merambat kemana-mana tidak mengenal profesi, batasan usia, jenis kelamin, dan juga kedudukan.

Dipaparkan AKP Martualesi, Presiden Jokowi menyatakan Indonesia darurat narkoba, kita perang terhadap narkoba, kita generasi muda adalah generasi penerus harapan bangsa, dipundak kita masa depan bangsa ini sehingga dari sedini mungkin kita harus pahami bahaya penyalah gunaan narkoba.

“Narkoba adalah Narkotika dan obat atau bahan yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menurunkan atau menghilangkan tingkat kesadaran dan membuat ketergantungan,” ujar Kasat Res Narkoba Polres Sergei ini.

Satu kata kunci yang harus kita pahami dan sadari yaitu membuat ketergantungan sehingga jangan coba coba memakai/mengkonsumi narkoba,” ujar AKP Martualesi.

Dijelaskan mantan Kapolsek Kutalimbaru ini, dampak dari pemakaian narkoba yaitu berdampak kepada Fisik mengganggu kesehatan hingga mengakibatkan kematian karena over dosis.

Dampak fisikis yaitu terganggunya kejiwaan, depresi dan membuat brutal dan ganas, dampak lingkungan sosial yaitu pengguna narkoba anti sosial dan meningkatnya kejahatan.

Sambung AKP Martualesi, para pelajar adalah sasaran empuk peredaran narkoba. Mengapa, karena pelajar adalah masa pubertas, setiap pelajar keingin tahuanya tinggi sehingga mau semua dicoba coba.

Kemudian masih Kasat Res Narkoba, para pelajar ini paling mudah dipengaruhi sehingga ketika disodorkan pengedar narkoba untuk dicoba gratis pasti para pelajar ini akan mau.

“Nah, beberapa terobosan yang kami lakukan dalam penanganan peredaran dan penyalah gunaan narkoba yaitu, memberikan edukasi kepada masayarakat akan bahaya narkoba (Binluh). Mengajak peran serta masyarakat aktif dalam pemberantasan narkoba, narkoba tidak akan bisa diberantas Polri dan BNN tetapi setiap warga harus berperan memberikan informasi kepada kami (pOlisi),” pungkas AKP Martualesi Sitepu SH MH.

Lebih jauh diutarakan Kasat Res Narkoba, sebagai salah satu faktor upaya pemberantasa dan meminimalisir penyalah gunaan narkoba sebagai aparat kepolisian dengan motto, Melindungi, Melayani dan Mengayomi, Polisi melakukan deklarasi lingkungan bersih narkoba, memfasilitasi Rehabilitasi pecandu narkoba, mempersempit ruang gerak narkoba dengan melakukan grebek kampung narkoba, komitmen dari setiap penegak hukum dan instansi pemerintah terkait tidak terlibat dalam peredaran narkoba apakah sebagai pemakai, pemodal atau backing,

Usai memberikan bimbingan dan penyuluhan, dilanjut dengan sesi tanya jawab yang diikuti para pelajar.

Kemudian, usai Binluh, kegiatan dilanjut yanag masih dibawakan Kasat Res Narkoba Polres Sergei mengajak para pelajar nantinya untuk ikut dalam kegiatan penerimaan anggota Polri Tahun 2019 dimana Polres Sergai akan memberikan pelatihan Fisik, Akademik dan Psikologi.

“Silahkan bagi yang berminat menjadi anggota Polri. Saat ini sangat mudah hanya persiapkan diri, belajar dan berlatih. Penerimaan Polri ini bersih, transparan, akuntable dan Humanis (BETAH), tidak dipungut biaya apapun, tidak ada istilah wani piro siapa yang mampu. Siapa pintar dan siapa yang lulus akan tentu diterima dan dididik sehingga dari sekarang silahkan rajin membuka website penerimaan polri www.penerimaanpolri.go.id,” pungkas AKP Martualesi Sitepu SH MH menutup materi yang disampaikannya.

Kemudian, usai Kasat Res Narkoba menyampaikan materi, kegiatan dilanjutkan dengan pemateri oleh Jusuf Bangun LSM Peka Medan, Pemateri Drs Irfan El Fuadi Lubis FKUB Sergai dan Pemateri Arianto M Psi BNN Sergai. (red)

Facebook Comments
Loading...