oleh

PD Pasar Perbolehkan Pedagang Jualan di Areal Pasar Marelan

Medan (pewarta.co) – Ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang berada di sepanjang Jalan Marelan Raya dan sepanjang Jalan M.Basir yang ditertibkan oleh gabungan Satpol PP dan PD Pasar pada Senin, 19 Maret 2018 lalu diperbolehkan untuk ‘masuk’ dan berjualan di Pasar Induk Marelan.

Loading...

Hal tersebut merupakan keputusan bersama antara pihak PD Pasar dan Komisi C DPRD Medan yang langsung meninjau pasar Marelan tersebut setelah sebelumnya puluhan pedagang mendatangi mereka ke gedung DPRD Medan, Rabu 21 Maret 2018.

Direktur Operasional PD Pasar, Jhonny Anwar menyebutkan untuk sementara pedagang yang belum mendapatkan lapak terutama yang biasa berjualan di sepanjang Jalan Marelan Raya dan M.Basir diperbolehkan untuk berjualan di pelataran parkir pasar Marelan.

IMG-20180322-WA0058

Menurut Jhonny, Kebijakan ini menunggu rampungnya pembangunan pasar Marelan khususnya meja untuk berjualan yang ada di lantai 2 pasar tersebut.

“Untuk sementara, menunggu pembangunan rampung pedagang khususnya PKL yang dulu berjualan di sepanjang Jalan Marelan Raya dan M.Basir boleh berjualan di pelataran parkir yang ada di pasar Marelan, ” katanya kepada pedagang.

Untuk itu, Jhonny menghimbau para pedagang sembari menunggu kios dan meja yang berada di lantai 2 rampung untuk kembali melakukan pendaftaran ulang ke Kepala Pasar Marelan.

Sementara itu Ketua Komisi C DPRD Medan, Hendra DS menyambut baik kebijakan PD Pasar yang menampung pedagang yang ditertibkan beberapa waktu lalu.

“Seperti rekomendasi kita bahwa pedagang yang ada di Pasar Marelan harus diakomodir untuk masuk dan berjualan di pasar induk Marelan, ” katanya yang diamini Wakil Ketua Komisi C, Mulia Asri Rambe dan Beston Sinaga yang ikut dalam peninjauan itu.

IMG-20180322-WA0056

Dalam kesempatan itu, Bayek menambahkan agar pedagang yang berdagang di sepanjang Jalan Marelan Raya dan Jalan M.Basir yang ditertibkan oleh Satpol PP dan PD Pasar agar untuk sementara menempati areal parkir yang ada di Pasar Marelan.(rel/red)

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Loading...