oleh

Ngaku Untuk Jaga Diri, Pisau Dapur Seret Tukang Las ke Penjara

Medan(pewarta.co) – Maksud hati untuk menjaga diri dari aksi kriminalitas di jalanan, Kiki (25) harus berurusan dengan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Barat.

Loading...

Pasalnya, peria yang tinggal di Jalan Dusun 9A, Gang Amal, Kelurahan Helvetia, Kecamatan Labuhan kedapatan oleh petugas Polsek Medan barat membawa senjata tajam (sajam) yang terselip di pinggannya.

Akibatnya, Selasa (25/7/2017) malam, polisi pun membawanya ke Mako Polsek Medan Barat lantaran terbukti melanggar undang-undang darurat untuk diproses.

Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, Iptu M. Said Husin, kepada wartawan, Rabu (26/7/2017) siang mengatakan, penangkapan itu terjadi di saat Kiki baru turun dari atas sepeda motor yang dikendarainya di Jalan Karya Sekata, gang Pusaran Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat.

“Tujuannya hendak kerumah teman mengambil HP miliknya. Namun, ketika digeledah, petugas mengetahui adanya pisau kuningan yang terselip di pinggangnya, petugas langsung menangkapnya,” kata Said Husin.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, pengakuan tersangka (Kiki-red), pisau tersebut di dapat tersangka dari depan kuburan tak jauh dari tempatnya tinggal.

Saat ditangkap lanjut Said Husin, tersangka sempat berkilah, kalau pisau kuningan yang dibawanya itu hanya sebagai jaga-jaga diri dari aksi kriminalitas di jalan.

Meski alasannya hanya buat jaga diri dan pisau belum digunakan, polisi tetap meringkusnya, karena dianggap melanggar ketentuan undang-undang darurat tentang kepemilikan senjata.

“Tersangka ditangkap saat baru turun dari kereta yang dikendarainya. Kita mengetahui dari informasi masyarakat. Tersangka dikenakan undang-undang darurat dengan ancaman diatas 2 tahun penjara,” tegas, Iptu M. Husin.(red)

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Loading...