oleh

Mahasiswa Demo di Padangsidimpuan Menolak Pembelian Mobil Dinas Seharga 4 M

-Sumut-26 views

Padangsidimpuan (Pewarta.co)– Sidang Paripurna DPRD Kota Padangsidimpuan memutuskan P -PABD Tahun 2019 Kota Padangsidimpuan yang dijadwalkan, Senin ( 12/8/2019) dihiasi dengan hadirnya massa pendemo sekitar pukul 10.00 wib mereka berkumpul dan berorasi di depan kantor DPRD Padangsidimpuan untuk menyampaikan beberapa aspirasi masyarakat Padangsidimpuan.

Salah satu pengunjuk rasa damai dilakukan kelompok yang mengatasnamakan PD GNKPK-RI (Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi) dan GEBRAK ( Gerakan Mahasiswa Bela Rakyat) TABAGSEL yang terdiri dari mahasiswa dan pemuda.
Kehadiran mereka untuk meminta kepada DPRD Padangsidimpuan supaya tidak mengesahkan salah satu anggaran yakni pengadaan mobil dinas Walikota, Wakil Walikota dan Sekretaris Daerah yang total anggarannya sekitar empat milyar rupiah.
Massa yang dikoordinir oleh Agus Halawa ini pun menyampaikan, pernyataan sikap melalui orasinya yang intinnya menolak pengadaan mobil dinas pejabat di Padangsidimpuan tersebut karena dinilai kurang tepat.
Mereka menilai, anggaran tersebut sebaiknya dipergunakan untuk kepentingan masyarakat lainnya yang lebih prioritas. “Masih begitu banyak yang harusnya lebih diprioritaskan untuk kepentingan rakyat di bidang sosial, kesehatan, dan infrastruktur. Kami menolak pengadaan mobil dinas senilai Rp 4 miliar tersebut,” teriak Agus dalam orasinya.
Pantauan wartawan di lokasi, sekira pukul 13.00 Wib, Ketua DPRD Padangsidimpuan sempat menjumpai massa pengunjuk rasa, namun tidak berlangsung lama dan kembali lagi ke dalam gedung DPRD sementara Walikota Padangsidimpuan buru-buru keluar dari Gedung DPRD menghindari massa dengan pengawalan ketat.
Sampai pukul 16.00 Wib, tuntutan massa tak juga membuahkan hasil hingga sempat menimbulkan membuat pengunjuk rasa emosi beberapa saat.
Massa pun sempat berteriak-teriak dan membanting mobil mainan yang sengaja dibawa massa sebagai simbol mereka menolak pengadaan mobil dinas seharga empat milyar rupiah itu.
“Kami sangat kecewa hari ini,tuntutan kami tidak diterima oleh para anggota Dewan terhormat, tapi biarlah masyarakat yang menilai,” tutup Agus Halawa .
Dengan kawalan Polri,pendemo membubarkan diri dengan tertib. (Rts/red)

 

Loading...
Facebook Comments
Loading...