oleh

Hasyim: Pemko Dinilai Tak Serius Menata Kota Medan

Medan (Pewarta.co) – Pemerintah Kota Medan dalam hal ini Walikota Medan dinilai tidak serius melakukan penataan terhadap estetika Kota Medan seperti penataan papan reklame. Pasalnya, hingga kini masih banyak papan reklame yang menjamur di sejumlah sudut Kota Medan.

Meskipun dilakukan penertiban papan reklame oleh tim penertiban melalui Satpol PP Kota Medan, namun terkesan masih ada pilih kasih, terbukti di beberapa persimpangan jalan di inti kota masih banyak papan reklame besar yang belum ditumbangkan dan masih berdiri tegak. ”Ini terlihat saat dilaksanakannya paripurna tentang Ranperda Penyelenggaraan Reklame yang tidak dihadiri oleh Walikota Medan. Paripurna Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Medan terhadap nota pengantar kepala daerah atas penyelenggaraan reklame itupun akhirnya ditunda,” ujar Hasyim SE, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Kamis (15/11/2018).

Loading...

Selain itu, lanjut Hasyim, Kota Medan yang merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia, masih jauh dari harapan masyarakat Kota Medan, sebab, kota yang memiliki Motto ‘Medan Rumah Kita’ ini masih menjadi langganan banjir, hal ini disebabkan, masih buruknya drainase yang ada, sehingga hujan turun deras beberapa menit, maka jalan di Kota Medan akan banjir.

Atas ketidakhadiran Walikota Medan pada saat berlangsungnya paripurna tentang papan reklame tersebut beberapa waktu lalu, diduga Walikota tidak serius, padahal seharusnya bisa saja diwakilkan oleh Wakil Walikota Medan.

Hasyim meminta, Walikota Medan dapat mengikuti jadwal-jadwal yang telah di tetapkan DPRD Kota Medan, setidaknya dapat mengutus utusan yang kompeten bila tidak dapat menghadirinya langsung.

Amatan wartawan, Fraksi PDI Perjuangan Kota Medan terlihat gerah atas penertiban papan reklame yang dilakukan oleh tim gabungan Pemko Medan yang terkesan masih ‘Pilih Kasih’,. Terbukti, saat sidang paripurna tanggapan/jawaban kepala daerah terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Medan Tentang Pencabutan Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 5 Tahun 2016 Tentang Retribusi Izin Gangguan, Rabu (14/11) salah seorang anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PDIP, Paul Mei Anton Simanjuntak mempertanyakan penertiban papan reklame yang dilakukan oleh tim gabungan Pemko yang terlihat masih ‘pilih kasih. (Dik/red)

Facebook Comments
Loading...