oleh

Gegara Paket Proyek, Kantor Bupati Batubara Berasap

Batubara (pewarta. co) – Soal pengelolaan keuangan daerah memang acap menjadi masalah, tidak saja sebatas aksi unjukrasa namun tak jarang pula oknum pejabat berujung ke penjara.

Loading...

Tak pelak informasi yang digaungkan puluhan massa yang tergabung dalam Sapma DPD IPK Kab Batubara. Kamis (26/7/2018) mereka melakukan aksi unjukrasa terkait dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan proyek APBD Kab Batubara 2018 pada Dinas PU setempat dibawah kendali oknum Plt Kadis PU berinisial RS.

Dalam realisenya DPD IPK Kab Batubara ditandatangani kordinator aksi Firman Akbar, SPd dan kordinator lapangan Yaumul Jumadi, SPdi menuliskan, RS terindikasi melakukan penunjukan langsung proyek lelang senilai Rp 1,5 miliar dengan kegiatan normalisasi rehan berat drainase Jln Merdeka menuju Ujung Baru TA 2018. Prosesnya diduga telah melanggar Kepres No 80 tahun 2003 yang direvisi dengan Kepres No 61 tahun 2004 tentang barang dan jasa. Kemudian UU No 5 tahun 1999 tentang larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat serta UU No 28 tahun 1999 tentang penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari KKN.

Mengacu UU tersebut diatas Satma DPD IPK Batubara menyuarakan keadilan dan kejujuran agar pemerintah bisa berjalan sesuai keinginan masyarakat.
“Korupsi lebih buruk dari prostitusi sebab prostitusi hanya membahayakan moral individu sedangkan korupsi membahayakan moral negeri”.

Berkenaan dengan itu Sapma IPK meminta Plt Bupati Batubara mencopot jabatan Plt Kadis PU (RS) serta stakeholder karena adanya dugaan penyalahgunaan jabatan untuk memperkaya diri.

Pantaun wartawan, selain menyampaikan pekik aspirasinya massa sempat melakukan aksi membakar ban bekas persis di teras depan kantor bupati. Akibatnya kantor ‘orang nomor satu’ di Pemkab Batubara itu berasap.

Tidak ada tindakan anarkis terjadi, aksi unjukrasa yang tidak terlepas dari pengamanan pihak Polres Batubara dibawa komando Waka Polres Kompol Agus Pristiono dan Kakan Satpol PP Pemkab Batubara Radiansyah Lubis berakhir damai dan massa pun meninggalkan lokasi aksi secara tertib. (red)

Facebook Comments
Loading...