oleh

Dalih Bayar Honor Guru, Kepala SMAN 1 Delitua Diduga Pungli Siswa

Medan (pewarta.co) – Berdalih untuk membayar honor guru, SMAN 1 Delitua diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap siswa kelas III sebesar Rp200.000/siswa  menjelang pengumuman kelulusan.

Loading...

Padahal sebelumnya, dengan dalih perpisahan, siswa kelas III juga dikutip uang perpisahan sebesar Rp 380.000 dengan tujuan darma wisata ke Tuktuk. Pungli tersebut kembali dilakukan.

Dugaan itu diungkapkan sejumlah orang tua murid  kelas III kepada
wartawan Minggu (21/5/2017). Mereka menyebut, strategi yang dilakukan untuk melakukan pungli dengan mengumumkan kelulusan hingga membuat beban psikologis mendera mental murid dan orangtua murid.

“Dengan berat hati, terpaksa kami mencari pinjaman uang untuk menebus
surat tanda lulus. Kalau tidak kami bayar, takut anak kami tidak lulus,” kesal  orangtua murid yang enggan namanya disebutkan.

Dengan kondisi itu, sejumlah orangtua murid sangat menyesalkannya. Sebab, mereka mengetahui pihak sekolah mendapat dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Mereka mempertanyakan Gubernur T Erry Nuradi dan Kadis Pendidikan Provsu Aryad Lubis, apakah pungli yang dilakukan Kepala SMAN 1 Darwin memang direstui.

“Kami orangtua murid, enggak tahu lagi ke mana mengadukan masalah pungli
 yang sangat memberatkan orangtua,” ujarnya.

Sementara Kepala SMAN 1 Delitua, Darwin ketika dikonfirmasi tidak bisa ditemui maupun dihubungi melalui telepon seluler. Ketua Komite Sekolah SMAN 1 Delitua, Sejati Bangun mengaku tidak tahu menahu soal pungli tersebut karena sudah lama tidak berkomunikasi.

“SK saya saja dibekukan kepala sekolah, bagaimana saya bersikap dan bertindak. Saya berharap terkait pungli ini diproses instansi terkait, baik inspektorat, Poldasu atau Saber Pungli. Saya siap kapan saja memberi keterangan jika diperlukan,” tandas Bangun. (red)

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Loading...