oleh

Bupati Paluta :” Tidak ada Masyarakat Paluta Ikuti Aksi People Power”

-Sumut-69 views

Paluta ( Pewarta.com) – Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) Andar Amin Harahap SSTP.MSi saat ditanya sikap masyarakat Paluta seputar bakal adanya aksi People Power tanggal 22 Mei 2019 mengatakan tidak ada masyarakatnya yang akan mengikutinya ke Jakarta.

“Bila ada yang mengatakan ada warga yang bikin aksi itu adalah berita Hoax. Kita telah menghimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi kamtibmas jelang sidang pleno KPU pada tanggal 22 Mei 2019 mendatang dan sabar menunggu hasilnya.” Ujar Andar Amin disaat mengikuti Berbuka Puasa yang diselenggarakan Polres Tapsel bersama Kodim 0212,sabtu (18/5/2019) di Lapangan Futsal Polres Tapsel.

Loading...

Menurut Andar, masih ada masyarakat yang mudah terprovokasi terlebih berita dari media yang sebenarnya adalah Hoax. Ditambahkannya, Pemilu sudah berlalu, kita sudah menghimbau masyarakat agar perbedaan pendapat dan pilihan disaat Pemilu dilupakan dan mematuhi isi undang-undang penyelenggaraan pemilu.

Hasil pemilihan presiden (pilpres) serta pemilihan legislatif (pileg) adalah sepenuhnya merupakan kewenangan dan tanggung jawab KPU. Oleh karena itu, Andar meminta masyarakat agar menerima apapun hasil keputusan yang ditetapkan oleh KPU. Hal itu juga ia kemukakan karena mengingat adanya provokasi untuk melakukan gerakan people power pada saat sidang pleno KPU nanti, pintanya.

“Pemkab beserta Forkopimda Paluta, Insya Allah akan berusaha semaksimal mungkin menjaga kekondusifan. Sehingga harapan atas hasil pilpres dan pileg bisa membawa manfaat dan kemakmuran bagi masyarakat luas, khususnya di Paluta,” ujar Andar.

Senada, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Paluta, H Awaluddin Harahap, mengatakan telah menyampaikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak mudah terpancing upaya provokasi yang menjurus kepada tindakan yang bersifat melanggar konstitusi negara.

“Hingga kini, kami belum ada mendengar ada niatan masyarakat untuk ikut turun kejalan dengan aksi Peplo Power dan akan kami sampaikan itu tak ada artinya atau gunanya. Kalau muncul rumor bilang ada yang berangkat, itu cuma  Hoax jawabnya. (Rts/red)

 

Facebook Comments
Loading...