oleh

Bongkar Makam Napi Humbahas, Tim Forensik Bhayangkara Temukan Tanda Kekerasan

Medan (pewarta.co) – Tim Forensik RS Bhayangkara Medan, yang melakukan exhumasi terhadap makam Rahmadsyah Nasution (37) di Jalan Kenari Perumnas Mandala Kecamatan Percut Sei Tuan, menemukan tanda-tanda kekerasan.

Dr Mistar Ritonga yang memimpin autopsi jasad Rahmadsyah mengatakan, mereka menemukan bekas tindakan kekerasan di tubuh Rahmadsyah. Tanda itu terlihat dari luar maupun dari dalam.

Loading...

“Memang terlihat dia ada tanda-tanda kekerasannya, di bagian tubuh sebelah kanan, di dada kanan dan rusuknya itu,“ sebut dr Mistar kepada wartawan, Minggu (7/5/2017)


Sebelumnya keluarga korban memang curiga dengan meninggalnya Rahmadsyah. Karena ditemukan sejumlah luka yang diduga bekas penganiayaan ditubuhnya. Bahkan tiga hari sebelumnya korban sempat menelepon keluarga dan menyatakan dia dalam keadaan sehat.

“Ada dua titik bekas luka seperti sundutan di bagian dada, Di leher kanan bawah telinga sama tengkuk belakangnya biru, seperti bekas pemukulan,” kata Hajizah Silaban (57), kerabat Rahmadsyah.

Kecurigaan itu dilaporkan keluarga ke pihak kepolisian. Kasus itu pun diselidiki. Makam Rahmadsyah pun dibongkar.

“Atas perintah Kapolres dan permintaan keluarga, makam korban dibongkar untuk diautopsi,” kata Kasat Reskrim Polres Humbahas, AKP Jonser Banjarnahor.

Polisi juga memeriksa sejumlah saksi terkair kasus meninggalnya Rahmadsyah.

“Dari keterangan saksi, sebelum tewas, korban dikeluarkan dari dalam sel oleh petugas Rutan dalan keadaan sehat, sekembalinya dari luar, korban sudah sekarat dan mengalami luka,” ujar mantan Kanit Reskrim Polsekta Medan Area itu. (red)

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Loading...