oleh

AKP Charles Jhonson Panjaitan,SH: “Peran Masyarakat Dibutuhkan Membasmi Narkoba”

-Sumut-63 views

Padangsidimpuan (Pewarta.co)–” “Pembasmian peredaran Narkoba di Kota Padangsidimpuan tidak mungkin tuntas tanpa ada partisipasi masyarakat. Bila Masyarakat kompak ikut bersinergi dengan Kepolisian diyakini peredaran narkoba bisa ditekan atau meminimalisir,” hal itu dikatakan Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya S.IK.M.H melalui Kasat Narkoba AKP Charles Jhonson Panjaitan SH. Charles mencontohkan bila masyarakat sepakat dilingkungannya memantau orang orang yang diduga mengedarkan, mengkonsumsi narkoba dan melaporkan ke pihak yang berwajib untuk ditindak lanjuti dan menangkapnya, diyakini cara ini bisa menekan bahkan menghapus peredaran narkoba. “Maunya setiap desa membuat aturan dan larangan untuk tidak terlibat dan dibuat sanksi kepada warga yang diketahui terlibat dalam narkoba,” saran Charles.

Ditambahkan, orang orang yang terjerat kasus narkoba khususnya diwilayah hukum Polres Padabgsidimpuan terdiri dari laki-laki dan wanita usia rata rata dibawah usia 40 tahun.

Loading...

AKP Charles Jhonson Panjaitan SH yang sebentar lagi akan menyandang Gelar S2 ini, mengakui keberhasilan mereka menangkapi orang orang yang terlibat dengan kasus narkoba tidak terlepas dari partisipasi masyarakat yang telah memberikan informasi seperti seminggu ini dibulan puasa pihaknya berhasil mengamankan enam tersangka kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Padangsidimpuan.

Para tersangka yang diamankan yakni pria berinisial APB alias Anggi (22) warga Jalan Bersama, Kelurahan Losung Batu Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan dan CS (23) Warga Jalan Kenanga, Kelurahan Wek III Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan.

Keduanya dibekuk polisi ketika mengendarai sepeda motor merk Yamaha RX King Warna Biru BK 6269 ZAF di jalan Sudirman Gang. Mangaraja Enda Harahap Kelurahan Timbangan Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, pada Selasa (07 Mei 2019 ) sekira pukul 21.00 Wib. Dalam kasus ini polisi mengamankan narkoba jenis sabu seberat 0,19 gram.

Berselang dua hari, Kamis (9 Mei 2019) sekira pukul 12.30 WIB, Satresnarkoba kembali menggulung seorang pemuda yang diduga kuat sebagai pengedar berinisial SH alias Syawal (26), tersangka ini diamankan di sebuah kedai kopi di Kelurahan Losung, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan.

Hari Sabtu (11 Mei 2019 ) berhasil menangkap seorang perempuan berhijab berinisial ESH (47).

ESH merupakan seorang oknum honorer yang diketahui bekerja di salah satu kantor Dinas di Kota Padangsidimpuan, tersangka berhasil dibekuk Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan pukul 17:00 WIB karena diduga memiliki narkotika jenis sabu dengan berat 0, 26 gram. Kini, ESH sudah mendekam di rutan Polres Padangsidimpuan.

Kemudian Minggu, (12 /05/ 2019), sekira pukul 01.00 Wib, Satres narkoba Polres Padangsidimpuan kembali mendapat informasi dari masyarakat bahwa di salah satu gubuk yang berada di Jalan. TPU Kelurahan Wek. Janji raja Kecamatan. Padangsidimpuan Utara diduga sering dijadikan sebagai tempat transaksi dan penyalahgunaan Narkotika.

Dari lokasi ini, petugas berhasil mangamankan dua pria pengangguran beinisial MIL alias Mail (48), warga Samora Kelurahan Wek. I kecamatann. Psp Utara, Kota Padangsidimpuan bersama rekannya berinisial SH alias Acong, Warga jalan Sudirman, Kelurahan Wek. II, Kecamatan. Psp Utara, Kota Padangsidimpuan dengan barang bukti, satu bungkus plastik klip transparan diduga keras berisi Narkotika Gol. I jenis sabu dgn berat 0, 21 gram bersama dua bungkus kecil kertas nasi warna coklat diduga keras berisi Narkotika Gol. I jenis Ganja dgn berat 3, 24 gram dan 1 (satu) buah kotak plastik kecil.

Charles mengatakan, keenam tersangka bersama barang bukti telah diamankan di Mapolres Padangsidimpuan untuk proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Kasat Narkoba yang sudah banyak mengirimkan orang ke terali besi karena terjerat kasus narkoba mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk para orangtua agar selalu memperhatikan,mengawasi gerak gerik, perubahan dalam pergaulan anaknya serta terus menasehati untuk tidak terlibat dengan narkoba.

“Kita terus memberikan himbauan kepada semua lapisan masyarakat untuk tidak terlibat narkoba dan kita terus memerangi peredaran narkoba di Kota ini kalaupun tak bisa tuntas 100% minimal menekan peredarannya.”Ujar Charles Jhonson Panjaitan SH berharap. (Rts/red)

 

Facebook Comments
Loading...