oleh

8 Hari Tinggalkan Kos kosan, Wulan Tewas di Kamar Hotel Bougenvil

Medan (pewarta.co) – Lingkungan sekitar Hotel Bougenvil di Jalan Setia Budi, Kelurahan Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Selasa (25/7/2017) sekira pukul 06.30 Wib mendadak heboh.

Loading...

Pasalnya, salah satu pengunjung hotel tersebut, berjenis kelamin wanita di temukan sudah tidak bernyawa di kamar hotel Bougenvil No 24B dalam kedaan nyaris bugil oleh seorang room boy/karyawan hotel.

Informasi dihimpun wartawan, korban bernama Wulan (32) warga asal Jawa Barat yang mengekos di Jalan Gelas No 34, Kelurahan Sei Putih Tengah, Kecamatan Petisah 3 (tiga) hari sudah menginap di Hotel Bougenvile.

“Dia (korban-red) sudah tiga hari menginap di hotel. taunya tidak bernyawa lagi, saat kita tagih uang sewa kamarnya. Karena tercium aroma tidak sedap dari dalam kamar, lalu dua teman sesama room boy saya panggil untuk mencoba memanggil dengan cara menggedor pintu,” kata Martin kepada SUMUT24 saat dilokasi.

Martin menambahkan, atas kecurigaan dari aroma tidak sedap dari dalam kamar, teman korban bernama, Nur Hayati Saragih dan mantan pacar korban dipanggil untuk memastikan keadaan korban.

“Setelah mereka datang (teman korban dan mantan pacar korban-red), bersama-sama kami membuka pintu, dan melihat kondisi korban sudah tidak bernyawa dalam keadaan telungkup dilantai kamar dengan menggenakan celana dalam berwarna hitam,” ujar Martin.

Kapolsek Delitua Kompol Wira Prayatna, SH, SIK, MH kepada wartawan membenarkan adanya sesosok mayat wanita di kamar hotel Bougenvile yang ditemukan sudah tidak bernyawa.

“Benar, mayat korban bernama Wulan ditemukan tewas didalam kamar hotel. Untuk proses penyelidikan, 7 (tujuh) saksi sudah dimintai keterangan. Sedangkan mayat korban sudah dibawa ke RS Bayangkara Poldasu oleh Tim Inafis guna otopsi,” kata Wira.

Sementara, informasi lain menurut teman korban, yang enggan menyebutkan identitasnya kepada wartawan yang mengaku sesama mengekos di Jalan Gelas Ayahanda Medan, korban sudah tidak pulang ke kosannya selama 8 (delapan) hari. Dalam kesehariannya, korban sering mengkonsumsi minuman keras (miras). (red)

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Loading...