oleh

Kemenristekdikti Serahkan Dua Prodi Baru S1 Undhar

Medan (pewarta.co) – Tahun akademik 2019/2020 ini Universitas Dharmawangsa (Undhar) memiliki dua program studi (prodi) baru pada program strata satu (S1). Kedua prodi itu yakni Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) pada Fakultas Teknik Ilmu Komputer, dan Prodi Teknologi Informasi.
Salinan Surat Keputusan (SK) Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kementeristek Dikti) izin pembukaan Prodi Teknologi Informasi pada Program Sarjana Undhar diserahkan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumut Prof Dian Armanto kepada Rektor Undhar Dr H Kusbianto SH MHum, baru-baru ini.

Warek I Undhar H Jhon Simon S.Sos M.Si dan Sekretaris Yayasan Dra Hj Farida Hanum Nasution MAP turut hadir dan menyaksikan penyerahan salinan Keputusan Menristedikti Nomor 61/KPT/I/2019 tentang izin pembukaan prodi tersebut di kantor LLDikti Wilayah I Jalan Sempurna Tanjung Sari Medan.
Kepala LLDikti Wilayah I Sumut Prof Dian Armanto saat itu meminta SK yang diserahkan itu dapat dipergunakan guna meningkatkan tata kelola meningkatkan daya saing dan kualitas kampus.

Loading...

Untuk itu Dian Armanto berpesan agar menjadikannya prodi yang sehat dan berkualitas dan dapat terakreditasi A dalam kurun waktu tiga tahun.

Dengan bertambahnya dua prodi baru itu, Rektor Undhar Kusbianto menyebutkan Undhar telah memenuhi syarat sebagai universitas berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) Nomor.100 Tahun 2016, bahwa universitas harus memiliki tiga prodi bidang eksakta dan dua prodi bidang sosial.

“Kita sudah memiliki tiga prodi eksakta. Berarti ini sudah sesuai dengan Permendikti dan sesuai legalitas,” kata Kusbianto didampingi Warek I Undhar H Jhon Simon di kampus Jalan Yos Sudarso Medan, Senin (4/3/2019).

Sebelumnya, di Undhar ada delapan prodi di 5 fakultas program S1, dan dua prodi pada program Diploma 3.

Dengan adanya penambahan prodi baru itu, kata Kusbianto, maka program S1 di Undhar menjadi 10 prodi, terdiri dari tiga prodi eksakta meliputi Prodi Akuakultur (Budidaya Perairan), Prodi Rekayasa Perangkat Lunak, Prodi Teknologi Informasi. Sedangkan tujuh prodi bidang sosial meliputi Prodi Hukum, Administrasi Publik, Administrasi Bisnis, Komunikasi, Akuntansi, Manajemen, dan Pendidikan Agama Islam. Sedangkan program D3 ada dua prodi yakni Prodi Akuntansi, dan Sistem Informasi.

“Bertambahnya dua prodi baru ini berarti juga menambah kepercayaan masyarakat dengan tatakelola perguruan tinggi yang sehat di Undhar,” kata Kusbianto.

Kusbianto meyakini jumlah mahasiswa baru pada tahun akademik 2019 ini akan bertambah. Ini karena lebih banyak lagi pilihan bagi calon mahasiswa baru untuk mengambil bidang ilmu yang sesuai dengan kebutuhan di masyarakat pada era 4.0 ini.

Selain itu, jumlah mahasiswa baru Undhar diyakini meningkat sejalan dengan peluang kuliah pagi yang diberikan universitas ini.

“Selama ini Undar menyediakan perkuliahan sore hingga malam bagi pekerja yang bekerja pagi hingga siang. Kini Undhar juga beri kesempatan kuliah pagi bagi karyawan yang bekerja sore/malam. Kuliah pagi ini sudah berjalan dua tahun,” tuturnya.

Kusbianto mengungkapkan, Undhar akan memberi beasiswa kepada calon mahasiswa 15 pendaftar pertama khusus untuk dua prodi baru tersebut pada penerimaan mahasiswa baru mendatang.

“Undhar membebaskan uang kuliah 100 persen pada tahun pertama kuliah bagi 15 mahasiswa khusus untuk dua prodi itu,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Kusbianto mengungkapkan, seiring dengan kompetensi dosennya yang meningkat, pada 2019 ini Undhar membuktikannya dengan meraih hibah bersaing.

Sebanyak 10 judul penelitian dosen mendapatkan hibah bersaing dengan melibatkan 23 dosen Undhar. Kerja keras dosen Undhar membuahkan hasil dengan berhasil meraih sekira total Rp200 juta lebih untuk 10 judul penelitian tersebut.

Kusbianto juga menyebutkan, saat ini Undhar juga sudah memiliki 10 dosen S3.
“Masih banyak lagi kandidat doktor yang saat ini sedang menempuh pendidikannya. Minimal nanti tiap tahun akan lahir tiga doktor di Undhar,” ucapnya.

Sementara itu Warek I Undhar Jhon Simon menambahkan, dengan diperolehnya izin operasional dari Kemenristekdikti itu, Undhar akan menjalankan kepercayaan itu dengan sebaik-baiknya.

“Undhar juga akan berupaya semaksimal mungkin menghasilkan lulusan yang berkualitas serta mampu mengabdikan ilmunya kepada masyarakat,” katanya.
Mengingat jadwal wisuda semakin dekat, Jhon Simon pada kesempatan itu mengimbau calon wisudawan untuk melakukan pendaftaran wisuda.

“Wisuda digelar 23 Maret di MICC Ring Road. Sekira 600 wisudawan akan diwisuda pada hari itu,” ujarnya. (gusti/red)

Facebook Comments
Loading...