oleh

Kasek SMPN 3 Tantom Angkola: Peran Serta Masyarakat Dibutuhkan Memajukan Pendidikan

Tapsel (Pewarta.co) – ” Maju mundurnya Pendidikan bukan hanya bergantung ditangan Kepala Sekolah dan guru akan tetapi juga peran serta masyarakat. Sekolah harus bergandeng tangan dengan masyarakat dalam memajukan.”
Hal itu dikatakan Tumpal Manalu,SPd,Kepala SM PN 3 Desa Tanjung Medan,KecamatanTantom Angkola, Tapsel saat ditemui Senin (9/9/2019). Tumpal Manalu yang juga dikenal dengan panggilan Mr Lu itu menambahkan,sejak dianya menjadi pimpinan di sekolah yang dulunya kurang diminati siswa tamatan SD untuk menjadi murid di SMP tersebut akhirnya sekarang siswa menjadi berminat untuk sekolah tersebut.
Tumpal Manalu mengatakan dianya melakukan terobosan dengan memberikan pertemuan dengan orangtua dengan memberikan pencerahan sekaligus menyampaikan visi dan misinya.
Manalu juga terus melakukan komunikasi dengan masyarakat baik secara pribadi maun diacara terrentu seperti di pesta maupun disaat ada kemalangan dimasyarakat.
“Kita selaku kepsek tetap berusaha untuk menghadiri undangan masyarakat termasuk dari orangtua siswa apakah duka maupun suka. Pokoknya komunikasi tetap ada,” ujarnya.
Menyinggung soal disiplin dikatakan merupakan prioritas utama yang diterapkannya sebab menurutnya disiplin adalah syarat utama untuk mencapai keberhasilan dan kesuksesan.” Disiplin kita mulai dari diri kita sendiri. Gak mungkin siswa berdisiplin sementara gurunya tidak berdisiplin.Tak ada alasan guru terlanbat karena jauh dari sekolah,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut dirinya mengakui kekurangan guru merupakan salah satu masalah yang dihadapinya namun kekurangan tersebut tidak begitu mengganggunya disamping guru honor yang ada juga memanfaatkan guru yang paralel bidang studinya bisa mengajarkan bidang studi berbeda.
“Pada umumnya kekurangan guru di tingkat kabupate sudah permasalahan Nasional namun demikian Kaseknya harus bijak untuk mengatasinya. Kita harus memanfaatkan potensi,kecakapan yang dimiliki guru guru,” ujar Kasek yang selalu menggunakan dasi itu.
Salah seorang guru yang tak mau dimediakan namabya saat diminta tanggapannya dengan kepemimpinan Kaseknya Tumpal Manalu mengatakan, sangat jauh berbeda dengan Kasek sebelumnya. “Begitu pak Manalu jadik Kasek,guru guru dan siswa jadi kelabakan karena kedisiplinannya, tegas, terkadang duluan sampe disekolah. Sejak bapak itu disini,administrasi mudah mudahan bagus termasuk administrasi guru dalam melaksanakan tugas termasuk siswa. Pokoknya Bapak itu benar benar jadi tauladan bagi kami dan juga motivator dalam meningkatkan kwakitas,” ujar guru yang mengaku telah mengajar sejak sekolah itu didirikan.
Hal kepedulian, toleransi Tumpal Manalu terhadap siswa yang ekonominya kurang mampu juga diakui para orangtua sebagaimana dikatakan ny Tambunan /B br Sitompul yang sudah janda dimana anaknya yang mengalami disabilitas mendapat perhatian dari Kasek dengan mengusulkan untuk mendapat bantuan dari pemerintah dan terkabul.
Pewarta yang berjunjung kesekolah tersebut melihat suasana sekolah bersih dan asri dan siswanya tidak terlihat berkeliaran seperti siswa disekolah lainnya.
R.Sitompul, salah seorang pendidik didaerah itu juga nembanggakan kepenimpinan Tumpal Manalu selama ini. “Dia dengan Komite Sekolah, orangtua siswa terus bersinergi sehingga tak pernah terdengar lagi keributan karena ketidak puasan baik bagi siswa, guru dan orangtua/ wali siswa. Banyak kegiatan dan prestasi diraih sekolah itu,” ujarnya. (Rts/red)
Facebook Comments
Loading...