oleh

Wagub Jakarta Perintahkan Walikota Jakarta Utara Selesaikan Masalah Sampah Teluk Jakarta

-Nasional-493 views

Jakarta (pewarta.co) – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memerintahkan Wali Kota Jakarta Utara Husein Murad untuk menyelesaikan masalah sampah Teluk Jakarta. Sandi menyatakan, penanganan sampah di kawasan ini harus dilakukan khusus karena terdapat konservasi hutan mangrove.

Loading...

Sekitar 30 ton sampah menumpuk pada area 1.000 meter persegi di teluk Jakarta. Lautan sampah itu bahkan seperti membentuk daratan di kawasan hutan bakau Ecomarine Tourism Mangrove di Muara Angke, Jakarta Utara.

dikutip dari Liputan6.com, politikus Gerindra ini menyebut, penumpukan sampah Teluk Jakarta sudah terjadi sejak 2014, namun dia tidak mau menyalahkan pemerintah sebelumnya. Dia percaya pemerintah sebelum juga sudah bekerja keras untuk menyelesaikan sampah ini.

“Kabarnya dari pengelola sampah Teluk Jakarta di sana dari 2014, tapi kita yakin bahwa sebelumnya pemerintah sudah memberi perhatian, tapi belum eksekusi saja, jadi kita jangan saling menyalahkan, kita kerjakan saja sekarang positive thinking saja kita bereskan,” jelas dia.

Sampah-sampah ini diduga dari wilayah sekitar Jakarta, untuk itu dia akan bekerja sama juga dengan wilayah-wilayah sekitar Jakarta untuk duduk bersama menyelesaikan masalah sampah dari hulu sampai hilir.

“Kerja sama juga kan bareng kerja sama antarprovinsi gimana pun sampah dari mana pun adanya di wilayah kita jadi kita mesti kerja sama penanganan di hulu dan hilir,” ujarnya.

Sandiaga juga berharap, warga juga peduli terhadap lingkungan karena banyak sampah yang ditemukan adalah sampah-sampah rumah tangga dan plastik. Wakil Gubernur yang gemar sekali berlari ini mengingatkan sampah bukan hal yang menjijikkan tetapi bisa bernilai ekonomi.

“Banyak plastiknya yang mungkin bisa bernilai ekonomis. Dan ini kita harapkan membangkitkan warga untuk peduli terhadap lingkungan,” kata Sandiaga.

Pemprov DKI pun mengerahkan 400 personel untuk mengangkut tumpukan sampah di Blok Empang Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara. Tim gabungan tersebut berasal dari beberapa satuan kerja, yakni Suku Dinas (Sudin) Lingkungan Hidup (LH) Kepulauan Seribu, Sudin LH Jakarta Utara (Jakut), UPK Badan Air, dan PPSU dari berbagai kecamatan di Jakut.

Menurut Wali Kota Jakarta Utara, Husein Murad, tumpukan sampah berasal dari laut. Benda-benda tersebut terdorong ke daratan akibat fenomena rob, dan terjebak di Blok Empang Muara Angke.

“Sampah-sampah ini terjebak dari air pasang bulan Februari lalu,” jelas Husein, Minggu (18/3/2018).

Ia juga mengakui sebagian kecil sampah itu menumpuk dari tahun 2014. Hal ini sesuai dengan pernyataan Wagub DKI Jakarta, Sandiaga Uno.

Kegiatan pembersihan sampah dari Blok Empang Muara Angke berada di bawah koordinasi Sudin LH Kepulauan Seribu dan pesisir Jakut. Sampah diangkat dengan alat berat fiber amphibie. (red)

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Loading...