oleh

UMA Salat Idul Adha dan Sembelih 27 Hewan Kurban

Medan (pewarta.co) – Keluarga besar Universitas Medan Area (UMA) bersama masyarakat sekitar kampus melaksanakan salat Idul Adha 1440 H/2019, Minggu (11/8/2019) di Masjid At-Taqwa Kampus I UMA Jalan Kolam Medan Estate.  Seusai salat Idul Adha yang diimami M Nazri SPd.I, dilanjutkan dengan penyembelihan sebanyak 27 ekor hewan kurban.
Tampak hadir Ketua Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim (YPHAS) Drs HM Erwin Siregar MBA, Sekretaris Yayasan Dr Akbar Siregar MSi, Rektor UMA Prof Dr Dadan Ramdan MEng MSc, Ketua Pusat Islam (PI) UMA H Ismet Junus, para wakil rektor (WR), dekan, dosen dan pegawai di lingkungan UMA.

Rektor UMA Prof Dadan Ramdan didampingi Kabag Humas UMA Ir Asmah Indrawati MP mengungkapkan, salat Idul Adha keluarga besar UMA bersama masyarakat sekitar kampus merupakan agenda tahunan yang dirangkai dengan penyembelihan hewan kurban sebagai wujud meningkatkan kepedulian sosial.

Loading...

“Melalui kegiatan ini kita berharap hubungan kekeluargaan UMA semakin dekat. Dengan rasa kedekatan kekeluargaan itu akan meningkatkan rasa memiliki terhadap UMA,” kata rektor.

Sesuai tema Idul Adha tahun ini di UMA, yakni tingkatkan semangat berqurban menuju kesalehan individual dan sosial, menurut rektor kurban juga sebagai wujud peduli kepada masyarakat. Disebutkannya, UMA rutin membuat program yang mendekatkan perguruan tinggi ini kepada masyarakat, seperti menyantuni anak yatim. Dan setiap tahunnya UMA mengundang masyarakat sekitar untuk berbuka puasa usai salat Idul Adha.

Rektor berharap dengan kegiatan rutin tersebut UMA mendapat ridho dan berkah dari Allah sehingga masyarakat bisa merasakan keberadaan UMA.

“Dengan demikian masyarakat percaya kepada UMA bahwa kampus ini patut dijadikan tempat menimba ilmu,” sebutnya.

Sementara Ustaz Dr Zainun MA dalam khutbah Idul Adhanya bertema “Mengukuhkan Semangat Pengorbanan”, mengatakan semangat berkorban perlu dikukuhkan dan hendaknya menjadi karakter diri.

“Hidup ini adalah perjuangan dan perjuangan itu membutuhkan pengorbanan. Nilai-nilai Islam melalui ibadah qurban secara langsung menempa karakter yang rela berkorban,” katanya.

Menurutnya, semangat berkorban harus tetap menggelora dalam diri manusia. Dia mencontohkan, untuk mencerdaskan anak bangsa, seluruh civitas akademika dan karyawan harus berjuang dan berkorban dalam pengabdiannya mewujudkan visi misi universitas yang unggul bidang akademik, ilmu pengetahuan dan teknologi dalam menghasilkan lulusan yang inovatif, berkepribadian dan mandiri.

“Yakinlah kerja yang dilandasi keikhlasan dan semangat berkorban akan diganjar Allah dengan pahala yang berlipat ganda,” ujarnya.
Zainun mengatakan puncak pengorbanan dari seorang muslim adalah penghambaan dirinya kepada Allah.

“Itulah yang dicontohkan nabi Ibrahim alaihissalam yang rela mengorbankan apapun yang dimilikinya hanya karena Allah. Marilah kita teladani nabi Ibrahim alaihissalam. Jadilah kita hamba yang mengorbankan diri untuk mengabdi kepada Allah,” ajaknya.

Sedangkan Ketua Pusat Islam UMA H Ismet Junus menjelaskan, penyembelihan hewan hewan kurban tahun ini sebanyak 27 ekor terdiri dari 14 ekor lembu dan 13 kambing yang dibagikan kepada kaum muslimin, staf dan dosen serta masyarakat di sekitar kampus.
Dia menjelaskan, civitas akademika UMA yang ingin berqurban di tahun depan dapat mendaftarkan diri ke Pusat Islam UMA atau dapat juga melaporkan ke bagian keuangan tentang pemotongan gaji untuk berqurban. (gusti/red)

Facebook Comments
Loading...