oleh

Tak Terima Ditilang, Warga Kota Kendari Mengaku Anggota LSM Juga Keluarga Polri

-Nasional-355 views

Kolaka (pewarta.co) – Tarik menarik motor terjadi antara seorang pemuda dengan oknum polisi yang tengah menggelar Operasi Zebra. Kamis, (1/11/2018).

YY (46) warga Kota Kendari yang beralamat di Jalan Jeruk terjaring satuan polisi lalulintas (Satlantas) Polres Kolaka yang tengah melaksanakan operasi zebra 2018, pria yang menggunakan sepeda motor dengan nomor polisi (Nopol) DT 3198 NE ini  ditahan karena tidak bisa menunjukkan kelengkapan surt izin berkendaranya.

Loading...

Meski diduga telah melanggar peraturan lalu lintas, YY yang mengaku dari salah satu LSM tetap ngotot sambil meronta tak mau di tilang oleh Satlantas.

“Saya juga ini LSM. Saya lebih paham regulasi tentang aturan sweeping. Jadi jangan bawa motor saya di Polres,” tegas YY, Kamis 1 November 2018.

Ketika hendak dipastikan dari LSM mana, YY tetap bersikukuh tak mau memberi tahu terkait LSM darimana.

“Kenapa kalian harus tahu saya dari LSM apa, yang jelas tak ada regulasi dalam operasi ini untuk menilang saya,” bebernya.

Karena bersikeras tak ingin motor miliknya dibawa Polres untuk barang bukti, YY mengaku sebagai anggota keluarga Polri.

“Memang saya tidak bawa, karena SIM saya masih dalam proses di Kendari. Tapi bukan berarti tidak ada, jadi tidak bisa dong main tilang begitu saja, saya juga ini keluarga Polri,” akunya.

Meski pengandara yang terjaring razia ini tetap ngotot tak mau ditilang. Namun Kasatlantas Polres Kolaka, Iptu Andi Udin selaku perwira pimpinan tim operasi zebra terus memberikan pemahaman terhadap YY tentang pelanggaran dalam peraturan berlalulintas.

“Ya, bapak ini tidak mau di tilang, sementara dia tidak bisa menunjukan SIM saat di lakukan pemeriksaan. Olehnya itu motornya di titip di Polres dulu, untuk proses lebih lanjut sesuai peraturan berlaku,” ungkapnya.

Untuk diketahui, operasi zebra secara serentak ini di gelar oleh Polri sejak 30 Oktober hingga 12 November 2018. (red)

Facebook Comments
Loading...