oleh

Stres Ditinggal Istri, Thomas Kejang-kejang Lalu Mati

-Nasional-149 views

Medan (pewarta.co) – Thomas Kamensi (49) penduduk Jln Sutrisno Gang Damai II No. 22 E, Kelurahan Kota Matsum, Kecamatan Medan Area.

Diduga stres ditinggal istrinya, pria yang bekerja sebagai penjual sparepart Mobil di Toko Faida Jaya ini terlihat kejang-kejang dan kemudian meninggal dunia di salah satu warung kopi di Jln Sutrisno Gang C, Lingkungan XVI, Kelurahan Kota Matsum I, Kecamatan Medan Area, Senin (22/4/2019) pagi.

Loading...

Informasi yang diperoleh dari Amsarudin (67) tukang kedai kopi tersebut menyebutkan sekira pukul 08.00 WIB, korban datang ke kedai kopi miliknya dan memesan kopi luwak.

“Sebelum tewas, korban sempat cerita tentang Pilpres. Namun tiba-tiba, korban kejang-kejang dan terjatuh ke lantai. Kemudian saya meminta tolong kepada masyarakat untuk mengambil air dan menyeka wajah korban. Tapi ternyata korban sudah tewas,” ucap Amsarudin yang tinggal di Jln Besar Delitua KM 8,5 Gang Ikhlas.

Lanjut kata Amsarudin, selain sebagai penjual sparepart mobil, korban juga bekerja sebagai sopir dan sering datang ke kedai saksi untuk minum kopi.

“Kebiasaan korban merokok sangat kuat dan mengidap penyakit asma yang akut,” beber Asmarudin.

Sementara itu, Suwarni (69) selaku ibu kandung korban mengaku tidak keberatan atas meninggalnya korban.

“Saya selaku ibu kandung korban tidak merasa keberatan atas meninggalnya anak saya,” kata Suwarni.

Dijelaskan Suwarni bahwa anaknya sudah menikah dengan Sri Amelia Rifan alias Nana dan sudah mempunyai seorang anak yang tinggal bersama istrinya di Stabat.

“Korban dengan isterinya sering ribut dan korban sudah pisah tempat tinggal dengan isterinya. Korban mengidap penyakit asma yang sudah akut. Keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima dengan ikhlas kematian anaknya saya,” ungkap Suwarni.

Terpisah, Kapolsek Medan Area Kompol K Sianturi SH melalui Kanit Reskrim Iptu APL Tambunan membenarkan adanya korban yang tewas di warung kopi di Jln Sutrisno Gang C, Lingkungan XVI, Kelurahan Kota Matsum I, Kecamatan Medan Area.

“Benar. Korban tewas diduga karena penyakit asma akut yang diderita korban. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan pihak keluarganya sudah membuat surat pernyataan tidak bersedia jasad korban untuk diautopsi yang ditandatangani oleh keluarga korban dan kepling,” tandas Iptu APL Tambunan. (Dedi/red)

Facebook Comments
Loading...