oleh

Satpol PP Padangsdimpuan Amankan Tujuh Pasangan Muda-Mudi Terjaring Razia

-Nasional-124 views

Padangsidimpuan (Pewarta.co) – Untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat, khususnya umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1430 H/2019 M ini, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padangsidimpuan menggelar operasi penyakit masyarakat dengan merazia sejumlah cafe dan pondok pondik di kawasan Bukit Simarsayang, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Selasa (14/5/2019) malam sampai Rabu (15/5/2019) dini hari.

Dalam razia tersebut, petugas berhasil mengamankan tujuh pasangan muda mudi yang diduga bukan pasangan suami istri dan dua wanita yang tidak memiliki identitas.

Loading...

Razia ini juga melibatkan personel gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Koramil 02/Kota, Kodim 0212/TS dan Personil Polres Kota Padangsidimpuan.

Operasi dimulai dengan menelusuri kawasan Bukit Simarsayang, kemudian bergerak ke arah pondok, cafe dan berakhir hingga kawasan ‘pakter tuak’ yang berada di lokasi tersebut.

Kepada wartawan, Kasat Pol PP Kota Psp Arbiuddin Syahputra Hakim Harahap SSTP, MM melalui Kepala Seksi PPNS dan Penindakan Satuan Polisi Pamong Praja Rafly Nauli Morgana S.STp mengatakan, sasaran razia akan dilakukan di sejumlah titik rawan di wilayah Bukit Simarsayang.

Ditambahkannya, pihaknya melakukan razia tersebut berkat banyaknya laporan dari masyarakat bahwa di lokasi tersebut diduga sering menjadi tempat berkumpulnya pasangan yang diduga bukan pasangan suami istri.

”Tujuannya untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat Padangsidimpuan, khususnya Umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan,” paparnya.

Rafly melanjutkan, pihaknya akan terus melakukan razia secara rutin untuk memberikan kenyamanan pada masyarakat.” Terus akan kita lakukan Razia Pekat ini di sejumlah titik rawan yang diduga merupakan tempat berkumpulnya para wanita malam dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial Masyarakat (PMKS),” imbuhnya.

“Kepada semua yang terjaring ini kita lakukan pendataan terlebih dahulu sebelum akhirnya kita berikan sanksi administrasi, kemudian diperbolehkan pulang,” ucapnya. (Rts/red)

Facebook Comments
Loading...