oleh

Penukaran Uang Kas Keliling BI di Daerah 3T Capai Rp3,148 M

Medan (pewarta.co) – Penukaran uang di Kas Keliling Bank Indonesia (BI) dengan menggunakan KRI Lepu di kepulauan terluar, terdepan dan terpencil (3T) mencapai Rp3,148 miliar.

“Kita senang ternyata animo masyarakat memanfaatkan Kas Keliling BI kerja sama dengan Angkatan Laut menggunakan KRI Lepu cukup tinggi,” ungkap Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumut, Wiwiek Siswo Widayat di Belawan, Selasa (2/4/2019).

Loading...

Dikatakan Wiwiek pada penyambutan tim kas keliling BI di Kepulauan 3 T Kapal KRI Lepu kerjasama BI dengan TNI Angkatan Laut yang singgah di Pelabuhan Belawan, dari Rp3,148 miliar yang ditukarkan, terbanyak di Pulau Tebing Tinggi, Riau atau Rp1,5 miliar.

Disusul Pulau Bengkalis Rp968juta, Pulau Panipahan Rp400juta, Pulau Kundur Rp180 juta, Pulau Rangsang Rp55 juta dan Pulau Rupat Rp45 juta.

Selain penukaran uang pecahan kecil Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000 dan Rp10.000, program Kas Keliling Kapal itu juga dikuti dengan program penyerahan bantuan dan sosialisasi ciri-ciri keaslian uang rupiah (Cikur).

“Sosialisasi Cikur itu juga mendapat sambutan hangat dari masyarakat khususnya di Pulau Rupat yang mengakui banyak menemukan uang rupiah palsu,” katanya.

Wiwiek Siswo Widayat menyebutkan program penukaran uang di darah 3T yang dimulai pada 27 Maret hingga 2 April 2019 merupakan bentuk koordinasi yang sangat baik antara BI dan Angkatan Laut.

Dijelaskannya, MoU untuk layanan Kas Keliling Kapal antara BI dan Angkatan Laut dilakukan pada 2017.

“Kerja sama itu dilakukan dalam upaya penyediaan uang. BI ingin memastikan uang Rupiah ada dan tersedia di seluruh NKRI,” ujarnya.

Menurutnya kalau BI berupaya menjaga kedaultan uang Rupiah, maka TNI Angkutan Laut menjaga kedaulatan negara.

“Kas Keliling Kapal itu juga dimaksudkan BI untuk mengurangi peredaran uang asing di daerah 3 T. Harapannya kerja sama bisa ditingkatkan khususnya di wilayah Sumut,” tuturnya.

Sedangkan Danlantamal I Belawan, Laksamana Pertama TNI Ali Triswanto menyebutkan, kerja sama dengan BI dalam layanan Kas Keliling Kapal itu bertujuan untuk menjaga kedaulatan negara.

Penjagaan NKRI antara lain juga dilakukan dengan menjaga kedaultan uang di daerah khususnya di 3T.
Komandan KRI Lepu, Mayor Laut Martensyah.menyebutkan, kendala program Kas Keliling Kapal antara lain tidak adanya pelabuhan sehingga untuk menjangkau masyarakat, petugas kas keliling harus menggunakan kapal kecil lainnya .

Meski demikian, katanya tim terus bekerja dengan alasan kuat bahwa kedaultan uang rupiah harus terjaga agar pulau – pulau terluar itu tidk jatuh lagi ke tangan negara asing. (gusti/red)

Facebook Comments
Loading...