oleh

Pekerja Out Sorcing di PT Inalum Mengeluh

-Nasional-44 views

Batubara (Pewarta.co) – Puluhan tenaga kerja Out Sorcing di PT Inalum (Persero) mengeluh sebab uang makan mereka dikurangi dan insentif dihapuskan oleh perusahaan vendor yang disebut sebut akibat efisiensi di PT Inalum.

“Kami sudah melakukan pembicaraan dengan perusahaan tempat kami bekerja secara bipartit, pengurangan uang makan dari Rp14.000 menjadi Rp 10.000, dan penghapusan insentif dikatakan perusahaan karena Inalum melakukan efisiensi,” kata Ketua PUK SPBPU PT Pribumi Jaya Bertuah Amrul.

Loading...

Selain itu dikatakannya, gaji mereka terlambat sampai 9 sampai 13 hari, ini sudah berjalan tiga bulan, kemudian rapel kenaikan gaji penyesuaian UMK tahun 2019 mulai Januari sampai Mei 2019 berkisar Rp 219.000 perorang perbulan yang seharusnya diterima, sekarang tidak jelas keberadaannya.

Ketua PUK SPBPU PT Sinar Agung sejahtera Mandiri Hendra Ruzana mengatakan, masalah di perusahaan tempat mereka bekerja karena pengurangan uang makan dari Rp16.000 menjadi Rp 7500 dan insentif yang bervariasi dihapus sama sekali.

“Uang insentif itu adalah penyemangat kami, memang tidak besar tapi sangat berarti bagi kami, saat ditanyakan ke perusahaan Out Sorcing, mereka beralasan karena Inalum memotong anggaran sebesar 15 persen,” kata Hendra.

Sementara Ketua PUK SPBPU PT Gobel Darma Sarana Karya Sahril mengeluhkan, perusahaan tempatnya bekerja yang bergerak dibidang katering karyawan mengalami kerugian akibat sistem pembayaran yang tidak fair dari perusahaan Holding Tambang milik BUMN ini.

“Semula kita menyediakan makanan untuk 900an karyawan, tetapi yang dibayar hanya yang mengambil makanan, sekitar 800 orang akibatnya makanan yang disediakan bersisa dan perusahaan kami yang menanggung, sehingga merugi, maunya ya dibayar susai kuota yang adalah, mau itu dikonsumsi atau tidak,” kata Sahril.

Hadir juga dalam pertemuan ini Sekretaris DPC SPSI Kab Batubara Suheri S.Sos yang meminta perusahaan mematuhi peraturan dan perundangan yang berlaku.

Terpisah Kadiv Sekretaris Perusahaan PT Inalum Mahyaruddin menjawab masalah ini melalui pesan WhatsApp menuliskan,
Informasi ini akan dipastikan lagi kebenarannya, hanya saja selama menjalankan operasi, Inalum wajib dan tetap mematuhi persyaratan yang mengatur tentang ketenegakerjaan berdasarkan ketentuan peraturan perundang undangan, termasuk outsourcing.
Namun untuk kejelasannya kami akan berkoordinasi dengan departemen terkait di internal Perusahaan. (yudikam/red)

Facebook Comments
Loading...