oleh

Lulusan Unimed Dituntut Tingkatkan Kapasitas

-Nasional-56 views

Medan (pewarta.co) – Sebagai generasi milenial lulusan Universitas Negeri Medan (Unimed) dituntut untuk meningkatkan kapasitas. Tak cukup hanya dengan penguasaan teknologi, tetapi harus dilengkapi penguasaan sejumlah bahasa asing agar bisa komunikatif pada tingkat global.

“Oleh karena itu perlu peningkatan pelatihan, kursus dan sertifikasi,” kata Rektor Unimed Prof Dr Syawal Gultom MPd saat mewisuda 608 lulusan jenjang magister, sarjana, dan diploma, di Gedung Serbaguna kampus itu Jalan Williem Iskandar Medan Estate, Selasa (11/6/2019).

Loading...

Rektor menegaskan, Unimed sangat peduli pada isu tentang peningkatan kapasitas pekerja di era Industri 4.0 ini. Disebutkannya, hal itu diwujudkan Unimed dengan didirikannya lembaga sertifikasi profesi. Menurutnya lembaga ini dapat mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia untuk menguasai teknologi tinggi sehingga lebih kreatif, inovatif, dan selalu melakukan pengembangan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Rektor juga menyebutkan, untuk menyiapkan lulusan menghadapi era ini, Unimed harus mengubah kurikulum, situasi pembelajaran dan menginovasi pembelajaran.

Menurutnya, dua hal yang sangat penting agar lulusan mampu menghadapi era digital yakni Unimed harus mengubah kemampuan dosennya.
“Mengubah cara belajarnya, sarana dan prasarana. Tapi jangan lupa harus mengintegrasikan bahasa pengantarnya yaitu bahasa Inggris,” katanya.

Secara operasional, kata rektor, lulusan Unimed harus bisa menguasai bahasa Inggris dan menguasai teknologi. Tetapi yang terpenting adalah harus menguasai perubahan mental, cara berfikir, dan kultur.

Selain itu juga harus menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki mainset digital. Untuk menghadapi era revolusi industri itu bukan sekedar teknologi atau infrastrukturnya tetapi memindahkan mainset manual ke mainset digital dan itu tidak mudah.

”Contoh mindset digital itu sensitif terhadap error, mainset digital itu harus tepat waktu serta memanfaatkan data,” ujarnya.

Untuk mencapai mindset digital tersebut, sebut rektor, harus mengintegrasikan ke segala lini. Misalnya, kurikulum sekolah harus integrasikan pada sistem kesehatan dan kehidupan. Pada sistem ekonomi, ditransfer ke sistem perdagangan baru diintegrasikan ke seluruh aktivitas masyarakat. (gusti/red)

Facebook Comments
Loading...