oleh

KPU Terima Honor di Acaranya, Ahok: Pasangan Lain Juga Ngasih

-Nasional-296 views

Jakarta (pewarta.co) – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI mengaku diberi honor Rp 3 juta saat hadir dalam acara uang diselenggarakan timses pasangan cagub-cawagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat. Ahok mengatakan bila dirinya diundang sebagai pembicara dalam sebuah acara, dia juga akan menerima honor.

Loading...

“KPK ngundang (untuk jadi pembicara) kita bicara saja kita dapat honor. Boleh terima dipotong pajak. KPK kalau ngundang juga bayar Rp 3 juta sampai Rp 5 juta,” kata Ahok saat ditemui di kawasan Pluit, Jakarta Utara, Jumat (31/3/2017).

“Ya saya ambil saja, tandatangan,” imbuhnya.

Ahok juga menyebut, timses paslon lain juga pasti akan memberikan honor bagi KPU DKI bila mereka mengundang sebagai pembicara. Honor tersebut adalah sebagai uang transport.

“Itu katanya pasangan lain kalau ngundang (KPU DKI) juga dikasih honor untuk transport. Pasangan lain juga sama,” sebut Ahok.

Baca Juga: KPU Dapat Honor di Acara Tim Ahok, Sandiaga: Etikanya Nggak Tepat

Ahok sendiri selalu mengambil honor ketika diundang sebagai pembicara dan menabungnya. Selama jadi kepala daerah di DKI Jakarta, tabungan khusus yang juga berisi gaji ini sudah sebanyak Rp 3 miliar.

“Kan gaji saya semua disetor ke situ (tabungan khusus). Gaji, bonus pajak semua di situ. Empat tahun sudah kekumpul hampir Rp 3 miliar,” lanjutnya.

Lalu akan digunakan untuk apa uang Rp 3 miliar yang sudah dikumpulkan Ahok?

“Mau beli (mobil) Range Rover nanti he he he,” canda Ahok.

Sebelumnya, KPU-Bawaslu DKI bercerita soal kehadiran mereka dalam acara yang diselenggarakan tim cagub-cawagub DKI Ahok-Djarot pada 9 Maret lalu. Mereka mengaku menerima honor setelah menjadi narasumber dalam pertemuan tersebut.

“Memang kami menerima honor, kemudian kami langsung serahkan kepada driver. Kebetulan dia (driver) ada perlu, kemudian katanya juga untuk perbaikan,” ujar Ketua KPU DKI Sumarno dalam sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (30/3) kemarin.

Sumarno menjawab pertanyaan itu saat ditanya oleh anggota DKPP, Endang Wihdatiningtas, perihal pertemuannya dengan tim Ahok-Djarot. Anggota DKPP lainnya, Saut Hamonangan Sirait, juga bertanya kepada Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti.

“Apakah saat pertemuan itu menerima honor?” tanya Saut.

Mimah pun mengiyakan. Dia menyebut diberi honor Rp 2-3 juta. Saut kembali bertanya.

“Sudah lapor ke KPK?” kata Saut.

“Sudah dipotong pajak, Pak,” tutur Mimah. (red/dtc)

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Loading...