oleh

Kapolrestabes Medan: “Jaga Keamanan dan Ketertiban, Waspadai Adu Domba”

Medan (pewarta.co) – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi sholat subuh berjamaah di masjid Al-Ikhlas dan sampaikan pesan Kamtibmas kepada jemaah di jalan Jongkong No 1A Komplek
Dolog Medan, Selasa (21/5/2019).

Sholat subuh berjamaah ini dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi, Camat Helvetia,Waka Polsek Helvetia AKP Zulkifli Hrp, BKM Al Ikhlas, tokoh agama, tokoh masyarakat, Personel Polrestabes Medan, Personel Polsek Helvetia dan jamaah Masjid Al Ikhlas Medan.

Loading...

Kegiatan ini diawali temu ramah dengan pengurus BKM Al Ikhlas, sholat subuh berjamaah dan foto bersama.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi mengatakan sholat subuh berjamaah ini adalah hanya semata-mata untuk ibadah yaitu mendekatkan diri kepada Allah swt.

Program kami memakmurkan masjid yaitu sholat subuh berjamaah, magrib mengaji dan jum’at barokah. Ini serentak dilaksanakan setiap hari di jajaran polrestabes medan dan untuk mendapatkan Ridho Allah Swt, bersilaturahim kepada masyarakat serta menyampaikan informasi dan berdiskusi untuk mencari solusi nya.

Saya menargetkan 1 Polsek melaksanakan 2 kegiatan menyapa subuh setiap hari. Yang bertujuan membentuk personel Polri takut kepada Allah Swt sehingga dalam melaksanakan tugas menjadi amanah. Kami berharap masyarakat juga ikut aktif mengawali kegiatan dari masjid sehingga masyarakat menjadi baik maka terciptalah keamanan dan ketertiban.
Kedepan mari kita gelorakan sambil mengajak keluarga, tetangga dan saudara.

Saya sampaikan wilayah kota Medan ini aman, tertib dan damai. Mari kita jaga bersama.

Perlu yang kita waspadai adalah adanya anak muda yang melaksanakan Sawur on the road, mereka datang beramai – ramai dan bertemu dengan rombongan yang lain maka terjadi lirikan/berengan Sehingga menimbulkan perkelahian.

Oleh karena itu saya himbau bapak/ibu bagi yang mempunyai anak remaja tolong dijaga karena setelah melakukan pelanggaran ataupun kekerasan baru mereka sadar bahwa perbuatan
anaknya terlibat genk motor yang melakukan pengrusakan dan penganiayaan.

Saya mohon keamanan dan ketertiban bersama kita jaga. Waspadai adu domba. Kita tidak berharap pesta demokrasi ini menjadi aksi anarkis. Hendaknya permasalahan disampaikan melalui jalur hukum. Mari kita jaga bersama, dinginkan suana untuk tidak menciptakan kebencian sehingga persatuan dan kesatuan tetap kita jaga. (red)

Facebook Comments
Loading...