oleh

Kapolrestabes Medan Gelar FGD Dengan Alim Ulama

-Nasional-29 views

Medan (pewarta.co) – Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi mengadakan Forum Group Discussion (FGD) dengan Alim Ulama yang dilaksanakan di UPT Mekanisasi Pertanian, Jln AH Nasution Medan, Kamis, 9 Mei 2019.

Hadir dalam FGD tersebut, yakni Kasat Binmas Polrestabes Medan AKBP Rudi HR SIK MM, Kapolsek Delitua Kompol Efianto SH, Ketua MUI Kecamatan Medan Tuntungan, Ketua MUI Kecamatan Delitua dan Kecamatan Medan Johor, serta para Lurah dan Alim Ulama.

Loading...

Kegiatan FGD ini dilaksanakan dengan tema “Peran Serta Alim Ulama Dalam Memelihara Kamtibmas Pasca Pemilu Tahun 2019”.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi dalam sambutannya mengatakan kegiatan FGD ini membahas terkait peran serta para ulama dalam menjaga keamanan pasca Pemilu Tahun 2019.

“Acara ini saya anggap penting karena Alim Ulama adalah pemikir ilmuwan Islam yang secara umum mengarahkan masyarakat kita ke rahmatan lil’alamin yang diterapkan sebagai pembawa kebaikan bagi seluruh alam,” kata Kapolrestabes Medan.

Lanjut dikatakan Kapolrestabes Medan, bahwa melihat kondisi saat ini merupakan suatu hal yang sangat penting dan utama karena keamanan, ketertiban dan aturan hukum akan membawa pada kebaikan dengan kehidupan bernegara.

“Ini tentu menjadi modal dasar untuk mencapai kesejahteraan baik kesejahteraan lahir maupun batin. kesejahteraan lahir atau tercukupi sandang dan pangan. Kesejahteraan batin itu kita mampu beribadah dengan baik sehingga apa yang di harapkan dari kita beribadah seperti puasa dan zakat mampu untuk membawa kita pada tujuan yang paling akhir yaitu mendapatkan surga dari Allah SWT dan dengan harapan semuanya husnul khotimah,” jelas Kombes Pol Dadang.

Oleh karena itu, sambung Kapolrestabes Medan bahwa keamanan menjadi hal yang penting, tidak hanya polisi saja tapi seluruh masyarakat.

“Maka perlu kerjasama kita semua, terutama dari para tokoh agama. Kita tahu bahwa negara kita ini merupakan negara yang masyarakatnya berorientasi kepada matrilineal. Jadi, ada tokoh-tokoh yang dituakan yang mampu untuk menjadi pedoman ataupun menjadi arah yang akan dimintai pendapat dalam berbagai hal,” urai Kombes Pol Dadang.

Pada kesempatan ini, kami dari kepolisian dengan seluruh jajaran sangat mengharapkan pemikiran atau peranan tindakan dari seluruh masyarakat terutama para tokoh masyarakat, alim ulama yang menjadi referensi dan menjadi dasar bagi kami untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat.

“Ketika kami melakukan interaksi dengan masyarakat sekaligus, kami juga menghimbau dan menerapkan kepada alim ulama untuk menjadi penyejuk dan pendingin di tengah masyarakat,” pungkas Kombes Pol Dadang. (Dedi/red)

Facebook Comments
Loading...