oleh

Gubernur Mandacan : Kita sepakat damai, damai itu indah

-Nasional-42 views

Manokwari (Pewarta.co)-Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan menegaskan sepakat untuk berdamai karena damai itu indah.

Loading...

Hal itu dikatakannya pada deklarasi Papua Barat damai, Manokwari damai yang dilakukan untuk menolak rasisme, kekerasan, penjarahan, pengrusakan dan pembakaran.

“Kita sepakat damai. Damai itu indah. Dan itu dambaan semua elemen bangsa,” tegas Gubernur, Rabu (11/9/2019) usai deklarasi damai di Lapangan Borasi Manokwari.

Gubernur mengajak semua pihak untuk menerjemahkan aksi damai yang dilakukan itu.

“Kita jaga NKRI, NKRI jaga kita, kita jaga tanah Papua, tanah Papua jaga kita. Kita jaga Papua Barat, Papua Barat jaga kita. Kita jaga Manokwari, Manokwari jaga kita. Manokwari rumah bersama, Papua Barat, Tanah Papua dan Indonesia adalah rumah bersama,” kata Gubernur.

Dijelaskannya, itu diterjemahkan dalam tugas masing-masing.

“Tinggal kita terjemahkan dalam tugas dan tanggungjawab kita masing-masing. Baik kapasitas sebagai Gubernur, Kapolda, Panglima TNI, Ketua DPR, MPR, tokoh agama, pemuda, adat, perempuan, semua komponen bangsa,” jelas Gubernur.

Deklarasi damai itu ditandai dengan penandatanganan kesepakatan damai oleh gubernur, ketua DPR Papua Barat, unsur forkopimda, para kepala suku, tokoh agama, perempuan, pemuda dan pihak kompeten lainnya di Manokwari.

Sebelum penandatanganan, diawali pembacaan deklarasi damai oleh Ketua DPR Papua Barat, Piether Konjol.

Berikut empat poin isi deklarasi damai :

Pertama, menjaga perdamaian di seluruh wilayah Provinsi Papua Barat.

Kedua, setia kepada Pancasila, UUD 1945, dan NKRI.

Ketiga, menjaga dan merawat Bhinneka Tunggal Ika. Kita semua bersaudara, saling menghormati, menghargai dan melindungi sesama anak bangsa.

Keempat, damai Papua Barat, damai Manokwari.

Sebelum ribuan orang berkumpul di Borasi, lebih dulu dilakukan aksi longmach.

Titik start dari Panggung Penerangan, melewati Jalan Percetakan Negara-Jalan Yos Sudarso-Jalan Merdeka dan finish di Lapangan Borasi. (ril)

Facebook Comments
Loading...