oleh

BNNP Sumut Musnahkan Ribuan Pil Ekstasi, dan 6 Kg Sabu Asal Malaysia

-Nasional-35 views

Medan (pewarta.co) – Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP-Sumut) memusnahkan seribu butir pil ekstasi dan 6 Kg sabu yang didapat dari sindikat internasional di kantornya, Jalan Williem Iskandar, Kelurahan Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Selasa (6/8/2019) pagi.

Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Atrial mengatakan, sabu seberat 6 Kg itu didapat dari kasus tertangkapnya dua warga Malaysia berinisial YBL (55) dan OCP (56) yang berusaha untuk menyelundupkan ke tanah air.

Loading...

Lebih detail lagi, Atrial menjelaskan, jenis narkoba yang mengandung senyawa metamfetamina itu diselundupkan melewati jalur perairan Selat Malaka, di hari pembukaan Juli lalu. Kasus tersebut mulai terungkap saat tertangkapnya kedua warga Malaysia itu saat memasuki perairan utara Gesong, Sigura-gura, Serdang Bedagai.

Rencananya, sabu-sabu itu akan diterima oleh dua pelaku lain, AV (32) dan SR (29) yang merupakan warga Kota Medan.

“Narkotika jenis sabu-sabu dan pil ekstasi itu merupakan hasil tangkapan petugas beberapa waktu lalu,” jelasnya.

Ribuan Pil Ekstasi Tak Bertuan

Berbeda lagi dengan ribuan pil ekstasi. Narkoba yang mengandung senyawa Methylenediozymethamphetamine (MDMA) itu, ditemukan oleh petugas Pangkalan Angkatan Laut Tanjung Balai.

“Tapi kasus ini belum ada tersangkanya, petugas hanya menemukan pil ekstasi ini di lokasi,” kata Atrial sebelum memusnahkan barang bukti narkoba.

Pemusnahan Narkoba Itu Selamatkan 34.000 Jiwa Dari Bahaya Narkoba

Para tersangka kini sedang menjalani proses hukum. Karena perbuatannya, mereka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2), Pasal 113 ayat (2) dan Pasal 132 yang termaktub dalam UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman mati.

“Barang haram yang kita musnahkan tersebut dapat menyelamatkan anak bangsa sebanyak lebih kurang 34.000 orang,” tegas Atrial.

Pantauan di lokasi, seluruh barang bukti narkoba itu, secara bergilir dimusnahkan dengan cara dimasukan ke dalam mesin incinerator. (DBS/Red)

 

Facebook Comments
Loading...