oleh

Alami Luka 4 Jahitan, Istri Laporkan Suami ke Polisi

-Nasional-102 views

Batubara (Pewarta.co) – Masa hanimun pasangan suami istri (pasutri) yang satu ini sepertinya sudah usai. Kebahagian berumah tangga yang diidam-idamkan justru bertolak belakang dengan kenyataan.

Bayangkan, baru saja tiga bulan menikah ikatan rumah tangga mereka retak. Dan celakanya justru berujung laporan ke pihak kepolisian.

Loading...

Sri Wahyuni (22) warga Dusun V, Desa Bogak, Kec Tangjung Tiram, Kamis (28/2/2019) melaporkan suaminya  Amrin (21) ke SPKT Polres Batubara.

“Kami menikah Agustus 2018 setelah berpacaran kurang lebih setahun. Tapi kebahagian yang diharapkan tidak lama bertahan. Suami sering berlaku kasar”, ujar Sri kepada wartawan, Kamis (28/2/2019), di Mapolres Batubara.

Sejak pernikahan pasutri muda ini sering terjadi pertengkaran dan memuncak pada 17/11/2018 sekitar pukul 11.00 WIB saat Sri meminta uang belanja.

Tidak sebatas bertengkar, Amrin diduga menunjang pinggang Sri serta membenturkan kepala istrinya itu ke dinding hingga mengalami luka berdarah dan mendapat 4 jahitan.

“Setelah kejadian itu dia (Amrin) pergi dan tidak pernah datang kembali padahal saat itu aku sedang mengandung”, imbuh Sri Wahyuni.

Ditempat yang sama, Alamsyah (56) orangtua Sri Wahyuni mengatakan, sejak menikah putri dan menantunya tinggal serumah dengannya di  Dusun V Desa Bogak. Selama ini menantunya bekerja sebagai nelayan.

“Terkadang dia ikut anak saya yang merupakan abang Sri kelaut. Terkadang dia tidak ikut,” ujarnya.

Diakui Alamsyah sebelumnya sudah pernah didengarnya Amrin menjambak rambut Sri namun ketika dipertanyakan Amrin mengatakan hanya bercanda saja.

Diungkapkan Alamsyah, setelah menganiaya putrinya, Amrin menjatuhkan talak dihadapan abang kandung Sri Wahyuni.

Setelah rembuk dengan keluarga akhirnya Sri didampingi Alamsyah ayahnya, aparat desa dan staf DP3A melaporkan perbuatan suaminya ke Polres Batubara. (yudikam/red)

Facebook Comments
Loading...