oleh

Walikota Tutup Lomba Seni Budaya Melayu

-Medan-354 views

Medan (Pewarta.co)-Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi diwakili Kadis Kebudayaan, Suherman SH menutup lomba  Seni Budaya.

Loading...

Penutupan Lomba Seni Budaya Tari Melayu, Berbalas Pantun dan Pagelaran Ketoprak Dor ini ditandai dengan penyerahan piala kepada para pemenang lomba di lapangan terbuka Merdeka Walk Medan pada hari Minggu 22 Juli 2018 malam.

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Suherman, Walikota mengatakan sejarah mencatat, budaya Melayu merupakan budaya asli yang telah membangun kota Medan hingga menjadi sebesar ini.

Kini, Kota Medan telah berkembang menjadi kota berbilang kaum, karena setiap orang bebas masuk menjadi warganya.

Atas dasar itulah, ungkap Walikota,  Colorful Medan adalah kata yang tepat untuk menggambarkan Kota Medan saat ini.

Kata ini juga sesuai guna menarik minat wisatan untuk mengunjungi kota yang multikultural tersebut.

“Kota Medan merupakan kota yang dianugrahi keindahan perbedaan oleh Tuhan. Ibarat pelangi, perbedaan itu jangan kita paksakan untuk disatukan, karena sesungguhnya dalam perbedaan itu ada keindahan yang bisa kita lihat dan kita rasakan,” kata Suherman membacakan pesan tertulis Walikota.

Mantan Kabag Umum Setdakot Medan  itu selanjutnya menjelaskan, perlombaan seni budaya tari Melayu, berbalas pantun & pagelaran ketoprak dor yang telah resmi ditutup, namun bukan berarti bahwa perjuangan untuk dapat terus melestarikan adat budaya Melayu akan turut berhenti. Sebaliknya, perjuangan menjaga adat budaya melayu baru saja dimulai agar tetap lestari di muka bumi.

“Butuh komitmen dan konsistensi yang tinggi untuk menjaga agar budaya Melayu tidak hilang ditelan perkembangan zaman, karena itu mari kita jadikan seni budaya yang ada sebagai khasanah dan kearifan lokal yang kian memupuk rasa nasionalisme kita,” jelasnya.

Selama dua hari, lomba Seni Budaya Tari Melayu, Berbalas Pantun & Pagelaran Ketoprak Dor mendapat apresiasi dari masyarakat.

Sebab, masyarakat saat ini sudah sangata sulit untuk menyaksikan pertunjukan yang kental dengan nuansa Melayu kecuali pada saat acara-acara tertentu.

Tidak hanya warga Medan, pertunjukan ini juga mendapat perhatian dari sejumlah turis mancanegara.

Mereka menyempatkan diri menyaksikan pertunjukan hingga selesai ketika melintasi Merdeka Walk. (Dik)

Facebook Comments
Loading...