oleh

Tim Buncil Jatanras Poldasu Tembak Pembunuh Wanita Pekerja Cafe

-Hukum, Medan-228 views

Medan (pewarta.co) – Tim Bunuh Culik (Buncil) Subdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut berhasil meringkus pelaku pembunuhan seorang wanita pekerja cafe di kawasan Jalan Ngumban Surbakti, Kelurahan Sempat Kata, Kecamatan Medan Selayang, Selasa (9/4/2019).

Tersangka adalah Ferdinan Sihombing alias Landong (29), warga Jalan Karya, Pasar V, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia diringkus di Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Hambahas).

Loading...

Dalam penangkapan itu, pelaku terpaksa diberi tindakan terukur dan tegas dengan menembak kaki kanan tersangka karena mencoba melawan petugas ketika hendak ditangkap.

Direktur Reserse Kriminal Umum (DirKrimum) Polda Sumut Kombes Pol Andi Rian Djayadi SIK melalui Kasubdit III/Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut AKBP Maringan Simanjuntak mengatakan, tersangka ketika ditangkap karena menghabisi wanita selingkuhannya, Helda Krista Dekorasi Sinaga alias Mak Krista.

“Tersangka membunuh korban karena cemburu melihat wanita yang sudah dua tahun hidup bersamanya itu bersama pria pengunjung kafe,” terang AKBP Maringan Simanjuntak didampingi Kanit II Buncil Poldasu, Kompol Hendra Eko Triyulianto SIK, Rabu (10/4/2019).

Lanjut dikatakan AKBP Maringan, setelah menerima informasi peristiwa pembunuhan wanita pekerja cafe di Jalan Ngumban Surbakti, Kelurahan Sempat Kata, Kecamatan Medan Selayang, Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian langsung memerintahkan segera lakukan penyelidikan.

Berdasarkan keterangan saksi di cafe, pada hari, Rabu (27/3/2019) sekira pukul 01.00 Wib, tersangka sempat menjambak korban lalu membawanya ke kos kosan korban dan tersangka yang berjarak sekira 300 meter dari lokadi cafe.

“Pak Direktur langsung memerintahkan kita untuk segera mengungkap kasus itu. Kita mengumpulkan keterangan saksi dan bukti di lapangan. Jadi, selama berpacaran dan tinggal bersama korban sekira dua tahun, tersangka selalu ringan tangan,” ungkap AKBP Maringan.

Kemudian sambung AKB Maringan, sampai di tempat kos, tersangka mencekik korban, membanting serta membenturkannya ke lantai sebanyak tiga kali hingga korban meregang nyawa.

“Tersangka juga sempat menduduki perut korban hingga mulutnya mengeluarkan darah. Setelah itu, tersangka mengambil dompet korban berisi uang Rp 250 ribu dan handphone,” jelas AKBP Maringan.

Selanjutnya beber AKB Maringan, usai menghabisi nyawa korban, tersangka kabur ke rumah istrinya di kawasan Pinang Baris, Sunggal. Tersangka kemudian berpindah tempat ke kampung halamannya di Humbahas, dan berhasil ditangkap sebelum melanjutkan pelariannya ke Lampung.

“Tapi, saat kita tangkap tersangka berusaha kabur dan melawan petugas,” sebut AKBP Maringan, sembari menambahkan, atas perbuatanya, tersangka diganjar Pasal 338 KUHPidana tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Sementara, tersangka mengaku sudah dua tahun ‘kumpul kebo’ bersama korban. Pria beristri tersebut mengaku menyesal telah menghabisi wanita selingkuhannya itu. “Saya cemburu, sudah dua tahun kami bersama,” akunya. (Dedi/red)

Facebook Comments
Loading...