oleh

Perlu Mobil Derek, Dishub Medan Butuh Dana Rp 3,8 M

-Medan-48 views
Medan (Pewarta.co) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan mengaku butuh penambahan Rp 3,8 Miliar di P-APBD 2019 untuk pembelian mobil derek guna mengatasi parkir liar. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Medan, Iswar Lubis saat menghadiri rapat pembahasan P-APBD 2019 dengan Komisi IV DPRD Kota Medan, Kamis (15/8/19) di ruang Komisi IV.
“Ini sudah kami usulkan di P-APBD 2019,” katanya dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi IV, Abdul Rani.
Dikatakan, selain untuk pengadaan pembelian mobil derek, anggaran Rp 3,8 Miliar yang ditambah di P-APBD 2019 digunakan untuk pembelian sparepart dan pergantian pintu parkir otomatis yang dikelola oleh Dishub Medan yakni di sisi timur skybridge lapangan Merdeka Medan.
Ia mengatakan, apabila usulan pembelian mobil derek tersebut disetujui maka penerapan sanksi penderekan bagi kendaraan yang parkir di sembarang tempat akan diberlakukan efektif.
“Kesulitan selama ini menertibkan parkir liar dan sembarangan karena kami tidak punya mobil derek,” sebutnya.
Dalam pembahasan itu sejumlah anggota Komisi IV justru menyoroti lemahnya Dishub Medan menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkir tepi jalan yang menjamur di hampir seluruh kawasan di kota Medan.
Sebut saja, kata anggota Komisi IV Hendra DS parkir tepi jalan di Jalan Tengku Daud, Jalan Kartini tepatnya di samping Brastagi Buah serta di kawasan Merdeka Walk.
“Kita bingung, kemana uang retribusi parkir itu.Karena parkir parkir di kawasan itu diduga bukan dikelola oleh Dishub,” tanyanya yang diaminkan anggota Komisi IV lainnya Parlaungan Simangunsong.
Untuk itu, Parlaungan Simangunsong menimpali pertanyaan Hendra DS mendorong Dishub Medan melakukan penataan dan pendataan terhadap lokasi-lokasi parkir yang ada di Medan.
Menyahuti permintaan itu, Iswar Lubis mengaku kalau PAD Medan dari sektor retribusi parkir memang lagi kondisi drop.
“Dimana, hingga saat ini baru 25 persen potensi PAD dari retribusi parkir yang terserap.Kedepan, untuk meningkatkan potensi PAD itu, kami akan berupaya menerapkan sistem tender terhadap satu kawasan parkir dan bagi yang mau mengelola harus mau deposit,” tandasnya. (Dik/red)
Facebook Comments
Loading...