oleh

KMN UPMI Galang Dana Bantuan Longsor Nisel

-Medan-232 views

Medan (Pewarta.co)-Kesatuan Mahasiswa Nias (KMN) Universitas  Pembangunan Masyarakat Indonesia (UPMI) menggalang dana bantuan untuk korban  banjir Nias Selatan (Nisel).

Loading...

Hal itu dilakukan untuk meringankan beban masyarakat yang tertimpa bencana longsor di Desa Sukamaju Mohili, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nisel pada hari Sabtu 10 November 2018 lalu.

Banjir tersebut diperkirakan menelan korban jiwa sebanyak 7 orang.

Kabar duka yang tersiar sontak menggugah hati masyarakat Sumatera Utara, terlebih mahasiswa asal Nias yang tergabung dalam KMN UPMI untuk melakukan penggalangan dana guna membantu keluarga korban tanah longsor tersebut.

Dikomandoi Ketua KMN UPMI Tulus Hia, Mahasiswa asal Kepulauan Nias terlihat melakukan aksi penggalangan dana di persimpangan Jalan Sisingamangaraja, Juanda dan Jalan Brigjend Katamso  Sabtu, 16-17 November 2018.

Dalam aksi sosial tersebut, mahasiswa KMN yang mengenakan almamater Kampus UPMI membentangkan spanduk bertuliskan ‘Kesatuan Mahasiswa Nias Peduli Koban Tanah Longsor’ sambil berorasi menggugah hati para pengguna jalan untuk sudi kiranya memberi sumbangan guna membantu meringankan beban para korban tanah longsor di Nisel.

Kepada wartawan, Ketua KMN UPMI Tulus Hia mengatakan bahwa aksi penggalangan dana ini sebagai bentuk solidaritas Mahasiswa yang berasal dari Kepulauan Nias kepada korban bencana tanah longsor dan berharap semoga dana yang terkumpul dapat meringankan beban keluarga korban.

“Walau kami jauh di rantau bukan berarti kami tidak peduli dengan kampung halaman kami,” tegas Tulus Hia.

Menurut Tulus, hasil penggalangan dana ini nantinya akan disalurkan kepada keluarga korban untuk meringankan beban mereka.

“Walau dana yang terkumpul tidak terlalu besar namun kami telah berusaha dan berharap dapat meringankan beban mereka,” ucap Tulus.

Tulus juga berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nisel dan Tim SAR terus melanjutkan proses pencarian dan evakuasi korban tanah longsor karena menurut data terakhir baru 4 korban yang berhasil di evakuasi dan masih ada 3 korban lagi yang belum ditemukan. (ril)

Facebook Comments
Loading...